MICE  

Warung Grosir Dukung Program Percepatan Penurunan Tengkes

WARUNG Grosir atau Wargros sudah beroperasi sejak 2018 lalu. Perusahaan itu menyediakan komoditas beras, minyak goreng dan ikan, yang bisa didapat pelanggan dengan harga yang kompetitif.

Oky, dari bagian Pengembangan bisnis dan Kemitraan Wargros menyatakan, perusahaanya didukung dengan teknologi modern. Mereka terus beradaptasi dan berinovasi dalam menyediakan layanan kebutuhan pangan untuk kesejahteraan bersama.

“Wargros, kini telah menjadi perusahaan perdagangan dan keagenan, khususnya dalam meyediakan kebutuhan pokok untuk konsumsi

rumah tangga maupun untuk tujuan bisnis,” jelasnya, di Bandung, Selasa (7/2).

Wargros di bawah payung PT Wargros Digital Indonesia memiliki landasan kedekatan dengan pelanggan sebagaiĀ  kunci sukses yang dapat dicapai bersama yakni mendapatkan harga yang kompetitif pada komoditi beras, minyak goreng dan ikan. Dalam hal memenuhi kebutuhan komoditi dengan kapasitas yang dapat terkontrol sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat dan jangkauan layanan hingga sampai ke konsumen.

Oky menambahkan memasuki tahun 2023 Wargros ingin supaya

masyarakat di Bandung khususnya dan Jawa Barat (Jabar) pada umumnya

untuk lebih empati pada stunting, yakni meningkatkan gizi yang oleh

pemerintah yang sudah dicanangkan dengan kampanye “Gemar Makan Ikan”,

karena secara 100 persen Wargros full support.

“Beberapa waktu lalu Wargros bertemu dengan Wali Kota Bandung Bapak Yana Mulyana dan juga saat bertemu dengan Menteri BUMN, Erick Thohir yang menekankan untuk meningkatkan konsumsi makan ikan. Hal tersebut

sangatlah baik guna menekan angka stunting pada generasi penerus yang

nanti pada tahun 2045 menjadi generasi emas,” jelasnya.

Kerja sama


Menurut Oky, Wargros juga sudah melakukan penandatanganan kerja sama

dengan Pemerintahan Daerah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, sehingga

Wargros didapuk sebagai official of taker hasil tangkapan ikan nelayan.

Jadi hasil tangkapan ikan dari Banggai akan didistribusikan ke Kota

Bandung secara spesifik, Bandung Raya dan secara general ke wilayah

Jabar.

“Harapan kami dengan adanya kerja sama dengan Pemda Kabupaten Banggai

paling tidak menjadi jembatan antara Pemda Banggai dengan Kota Bandung

nantinya dapat melakukan kerjasama perdagangan komoditi lainnya.

Sehingga terdapat sinergi antara kedua pemerintahan tersebut,” lanjutnya.

Wargros terang Oky sampai saat ini, masih dengan semangatnya mendorong

dan mengembangkan UMKM dengan program kemitraan yang mana menawarkan

kepada masyarakat yang ingin mempunyai usaha mandiri yang ada kaitannya

dengan sembako dapat Wargros support. Baik dari sisi usaha maupun dari

sisi suplay barangnya. Aktualisasi program kemitraan tersebut merupakan

keberlanjutan saat Wargros melakukan kerjasama dengan Perumda Pasar yang sudah terbukukan pada 2022, hanya ada hambatan kendala teknis dan

lain hal yang tetap akan dimaksimalkan realisasinya di tahun 2023 ini.

“Wargros akan memastikan kepada pedagang bahwa barang-barang kebutuhan

pokok nanti dapat kita supplay adalah barang-barang dengan kualitas

terbaik dan dengan harga yang terjangkau. Sehingga nanti dapat membantu

pedagang yang ada di pasar untuk mendapatkan barang yang baik dan harga

yang lebih murah serta efeknya ke masyarakat harga bahan pangan bisa

lebih terkontrol,” ungkapnya.

Selain itu, Wargros tambah Oky, juga sudah menandatangani kerja sama

dengan Agro Jabar terkait dengan pemenuhan kebutuhan beras dan minyak

goreng, sehingga Wargros di tahun 2023 ini memiliki banyak PR dan

tantangan dalam meningkatkan kebutuhan pangan melalui konten digital

yakni digitalisasi. Digitalisasi di sini adalah dengan mengedukasi para

pedagang pasar untuk sistem pembayaran dan sebagainya menggunakan

transfer online atau QRis atau menggunakan metode yang cash lost money.

“Jadi nanti pembeli datang ke pasar tidak perlu lagi membawa uang tunia, cukup pakai QRis, transfer atau debit card. Kita memodernisasi pedagang pasar, kita tawarkan dengan produk yang ada di Wargos,” katanya. (N-2)

Sumber: mediaindonesia.com