MICE  

Tiket Synchronize Fest 2024 Dijual 28 Desember Malam, Ini Harganya

Tiket Synchronize Fest 2024 Dijual 28 Desember Malam, Ini Harganya

FESTIVAL musik tahunan Synchronize Fest telah mengumumkan tanggal penyelenggaraan untuk edisi 2024. Festival akan berlangsung pada 4–6 Oktober 2024 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.



Synchronize Fest tahun depan mengusung tema Together Bersama. Sementara pada edisi 2023, festival tersebut mengambil tema Bhinneka Tunggal Musik, dan pada edisi 2022 bertema Lokal Lebih Vokal. Direktur Festival Synchronize Fest David Karto menjelaskan jika tema tahun depan itu menjadi benang merah keberagamaan dan kebersamaan untuk Synchronize Fest.



“Ini sebagai wujud amplifikasi kita semua untuk saling bergandengan tangan dan mendukung ekosistem kreatif di Indonesia, juga masyarakat dunia,” kata David dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, (22/12/2023).



Gagasan Together Bersama disebutkan juga menjadi medium selebrasi identitas Indonesia masa kini, dengan ekspresi bahasa yang lebih cair. Hal itu dimaksudkan untuk menandai relevansi Synchronize Fest sebagai wadah strategis dalam mengekspresikan perayaan industri kreatif tanah air.



Sementara itu, penjualan tiket tahap awal (early bird) untuk tiga hari akan mulai dijual pada 28 Desember 2023 pukul 19:00 WIB di situs resmi www.synchronizefestival.com. Tiket early bird untuk tiga hari festival dibanderol Rp500 ribu.



Penjualan tiket early bird kali ini disebut cukup spesial karena para pembeli tiket akan mendapatkan komplimen kaus edisi khusus secara gratis untuk setiap pembelian satu buah tiket early bird, dan berlaku kelipatan. Komplimen kaus ini diberikan kepada para pembeli tiket sebagai apresiasi karena telah menjadi pendukung utama Synchronize Fest sejak awal.



Pendirian Synchronize Fest dimulai pada 2002. Hal itu berawal dari semangat militan sekelompok anak muda yang turut memelopori kancah rave party musik elektronik dengan menampilkan seleksi disjoki Tanah Air serta pertunjukan musik kontemporer berbau tradisi.



Pada Februari 2009, Synchronize Fest berkembang menjadi pertunjukan musik tiga hari yang menampilkan beragam aksi terbaik musisi arus pinggir (sidestream) di Plaza Indonesia Entertainment X’nter. Hingga akhirnya pada 2016, Synchronize Fest berevolusi menjadi festival musik lokal berskala nasional seperti yang dikenal sekarang. (M-1)

FESTIVAL musik tahunan Synchronize Fest telah mengumumkan tanggal penyelenggaraan untuk edisi 2024. Festival akan berlangsung pada 4–6 Oktober 2024 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.

 

Synchronize Fest tahun depan mengusung tema Together Bersama. Sementara pada edisi 2023, festival tersebut mengambil tema Bhinneka Tunggal Musik, dan pada edisi 2022 bertema Lokal Lebih Vokal. Direktur Festival Synchronize Fest David Karto menjelaskan jika tema tahun depan itu menjadi benang merah keberagamaan dan kebersamaan untuk Synchronize Fest.

 

“Ini sebagai wujud amplifikasi kita semua untuk saling bergandengan tangan dan mendukung ekosistem kreatif di Indonesia, juga masyarakat dunia,” kata David dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, (22/12/2023).

 

Gagasan Together Bersama disebutkan juga menjadi medium selebrasi identitas Indonesia masa kini, dengan ekspresi bahasa yang lebih cair. Hal itu dimaksudkan untuk menandai relevansi Synchronize Fest sebagai wadah strategis dalam mengekspresikan perayaan industri kreatif tanah air.

 

Sementara itu, penjualan tiket tahap awal (early bird) untuk tiga hari akan mulai dijual pada 28 Desember 2023 pukul 19:00 WIB di situs resmi www.synchronizefestival.com. Tiket early bird untuk tiga hari festival dibanderol Rp500 ribu.

 

Penjualan tiket early bird kali ini disebut cukup spesial karena para pembeli tiket akan mendapatkan komplimen kaus edisi khusus secara gratis untuk setiap pembelian satu buah tiket early bird, dan berlaku kelipatan. Komplimen kaus ini diberikan kepada para pembeli tiket sebagai apresiasi karena telah menjadi pendukung utama Synchronize Fest sejak awal.

 

Pendirian Synchronize Fest dimulai pada 2002. Hal itu berawal dari semangat militan sekelompok anak muda yang turut memelopori kancah rave party musik elektronik dengan menampilkan seleksi disjoki Tanah Air serta pertunjukan musik kontemporer berbau tradisi.

 

Pada Februari 2009, Synchronize Fest berkembang menjadi pertunjukan musik tiga hari yang menampilkan beragam aksi terbaik musisi arus pinggir (sidestream) di Plaza Indonesia Entertainment X’nter. Hingga akhirnya pada 2016, Synchronize Fest berevolusi menjadi festival musik lokal berskala nasional seperti yang dikenal sekarang. (M-1)

Sumber: mediaindonesia.com