MICE  

Tanah Longsor Landa Bandung Barat, Satu Petani Sayur Tewas, Satu Luka

Tanah Longsor Landa Bandung Barat, Satu Petani Sayur Tewas, Satu Luka

BENCANA tanah longsor terjadi di Kampung Tugumukti, RT 01 RW 13, Desa Tugumukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang dipicu hujan deras, Selasa (9/1). Akibat kejadian tersebut, satu orang tewas tertimbun longsor.

Korban meninggal bernama Hendra, satu korban lainnya berhasil selamat dan sudah dibawa ke rumah sakit. Setelah dievakuasi, korban meninggal langsung dibawa ke rumahnya di Kampung Cipeusing, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua.

“Hujan deras dari sekitar pukul 13.00 WIB mengakibatkan tebing setinggi kurang lebih 40 meter dan panjang 50 meter longsor,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Bandung Barat, Agus Soemartono.

Tepat di bawah tebing, terangnya, ada dua orang yaitu Hendra dan Bojes
yang sedang mengemas sayuran. Tanah longsor dari atas tebing langsung menimbun tubuh kedua korban.

“Kejadiannya sangat cepat. Tanah longsor langsung menimbun mobil sayuran dan dua unit motor. Pada saat kejadian kedua korban sedang packing sayuran,” ungkap Agus.

Material tanah longsor juga menyeret tubuh Hendra. Jenazahnya ditemukan berada sekitar 300 meter dari titik awal longsor.

“Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal. Warga langsung membawanya ke rumah duka untuk dimakamkan,” tutur Agus.

Sementara korban lainnya ditemukan dalam keadaan selamat di lokasi tanah longsor, meski mengalami luka. Agus menyatakan, seluruh biaya perawatan bakal ditangani pihak desa.

“Hasil assesmen di lokasi, tanah longsor disebabkan intensitas hujan tinggi. Ditambah dengan kondisi tebingnya labil,” jelasnya. (SG)

BENCANA tanah longsor terjadi di Kampung Tugumukti, RT 01 RW 13, Desa Tugumukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang dipicu hujan deras, Selasa (9/1). Akibat kejadian tersebut, satu orang tewas tertimbun longsor.

Korban meninggal bernama Hendra, satu korban lainnya berhasil selamat dan sudah dibawa ke rumah sakit. Setelah dievakuasi, korban meninggal langsung dibawa ke rumahnya di Kampung Cipeusing, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua.

“Hujan deras dari sekitar pukul 13.00 WIB mengakibatkan tebing setinggi kurang lebih 40 meter dan panjang 50 meter longsor,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Bandung Barat, Agus Soemartono.

Tepat di bawah tebing, terangnya, ada dua orang yaitu Hendra dan Bojes

yang sedang mengemas sayuran. Tanah longsor dari atas tebing langsung menimbun tubuh kedua korban.

“Kejadiannya sangat cepat. Tanah longsor langsung menimbun mobil sayuran dan dua unit motor. Pada saat kejadian kedua korban sedang packing sayuran,” ungkap Agus.

Material tanah longsor juga menyeret tubuh Hendra. Jenazahnya ditemukan berada sekitar 300 meter dari titik awal longsor.

“Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal. Warga langsung membawanya ke rumah duka untuk dimakamkan,” tutur Agus.

Sementara korban lainnya ditemukan dalam keadaan selamat di lokasi tanah longsor, meski mengalami luka. Agus menyatakan, seluruh biaya perawatan bakal ditangani pihak desa.

“Hasil assesmen di lokasi, tanah longsor disebabkan intensitas hujan tinggi. Ditambah dengan kondisi tebingnya labil,” jelasnya. (SG)

Sumber: mediaindonesia.com