MICE  

Tanah Longsor di Subang, Dua Korban Meninggal Dunia

Tanah Longsor di Subang, Dua Korban Meninggal Dunia

DUA orang meninggal dunia dan sembilan orang lainnya luka-luka dalam
bencana tanah longsor di objek wisata pemandian Cipondoh, Kabupaten Subang. Tim gabungan dikerahkan untuk mengevakuasi korban.

Sekitar 100 anggota Tim SAR Gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian korban tanah longsor di Kampung Cipondok, Desa Pasanggrahan Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang itu.

Upaya pencarian korban oleh Tim SAR gabungan dimulai sejak pukul 09.30 WIB. Mereka langsung bergerak ke lokasi bencana.

Petugas tim SAR Gabungan mengunakan alat manual langsung melakukan pencarian korban, dengan membersihkan reruntuhan bangunan dan longsoran.

Tim SAR tak bisa mengerahkan alat berat akibat terkendala akses jalan yang tak bisa masuk mobil maupun alat berat. Pencarian pun dilakukan secara manual. Petugas terlihat membersihkan sisa-sisa tanah longsor dengan alat seadanya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat sisa-sisa bekas tanah longsor mulai dari batu besar, pepohonan, sisa-sisa reruntuhan bangunan
dan pagar.

Setelah melakukan pencarian satu korban yang dinyatakan hilang berhasil
ditemukan dalam kondisi tertimbun lumpur. Korban merupakan pengelola objek wisata tersebut. Sementara satu korban lainnya telah ditemukan Minggu malam (7/1).

“Alhamdulillah korban sudah ditentukan dalam posisi tertutup lumpur. Korban atas nama Danang, warga setempat,” Kata Ate petugas Tagana, Senin (8/1).

Sementara dua orang korban luka-luka ialah suami istri yang merupakan pengunjung objek wisata tersebut masih dalam perawatan di Puskesmas Kasomalang. (SG)

DUA orang meninggal dunia dan sembilan orang lainnya luka-luka dalam

bencana tanah longsor di objek wisata pemandian Cipondoh, Kabupaten Subang. Tim gabungan dikerahkan untuk mengevakuasi korban.

Sekitar 100 anggota Tim SAR Gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian korban tanah longsor di Kampung Cipondok, Desa Pasanggrahan Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang itu.

Upaya pencarian korban oleh Tim SAR gabungan dimulai sejak pukul 09.30 WIB. Mereka langsung bergerak ke lokasi bencana.

Petugas tim SAR Gabungan mengunakan alat manual langsung melakukan pencarian korban, dengan membersihkan reruntuhan bangunan dan longsoran.

Tim SAR tak bisa mengerahkan alat berat akibat terkendala akses jalan yang tak bisa masuk mobil maupun alat berat. Pencarian pun dilakukan secara manual. Petugas terlihat membersihkan sisa-sisa tanah longsor dengan alat seadanya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat sisa-sisa bekas tanah longsor mulai dari batu besar, pepohonan, sisa-sisa reruntuhan bangunan

dan pagar.

Setelah melakukan pencarian satu korban yang dinyatakan hilang berhasil

ditemukan dalam kondisi tertimbun lumpur. Korban merupakan pengelola objek wisata tersebut. Sementara satu korban lainnya telah ditemukan Minggu malam (7/1).

“Alhamdulillah korban sudah ditentukan dalam posisi tertutup lumpur. Korban atas nama Danang, warga setempat,” Kata Ate petugas Tagana, Senin (8/1).

Sementara dua orang korban luka-luka ialah suami istri yang merupakan pengunjung objek wisata tersebut masih dalam perawatan di Puskesmas Kasomalang. (SG)

Sumber: mediaindonesia.com