MICE  

Subholding Upstream Pertamina Bukukan Value Creation Real Hingga Rp 1,5 Triliun

Subholding Upstream Pertamina Bukukan Value Creation Real Hingga Rp 1,5 Triliun

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina membukukan value creation real hingga Rp1,5 triliun dalam ajang tahunan Forum Upstream Improvement and Innovation Awards (UIIA) 2023

Adapun, kegiatan UIAA 2023 dilaksanakan di Surabaya, Jawa Timur pada 5-7 Desember.

“Saya sangat mengapresiasi forum ini dan berharap forum ini dapat terus dilanjutkan, tentunya guna menggerakkan roda perusahaan, menciptakan nilai ekonomi serta menciptakan inovasi dan motor-motor penggerak roda perusahaan,” ucap Direktur Utama PHE Wiko Migantoro dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Wiko mengungkapkan situasi dan kondisi bisnis ke depan dapat dikatakan tidak mudah atau penuh dengan tantangan sehingga diperlukan inovasi dan kreativitas dari insan subholding upstream agar bisa tetap bertahan di segala situasi dan kondisi bisnis.

Kami harus mampu mengelola bisnis secara baseline maupun transisi dan peluang bisnis baru di masa depan. Oleh Karena itu, diperlukan suatu upaya guna menggerakkan dan membuat konsep bisnis baru yang relevan sesuai dengan perubahan jaman dan aspirasi dunia,salah satunya melalui Forum UIIA ini, ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PHE Oto Gurnita menyampaikan bahwa UIIA merupakan forum tradisi yang sangat positif dalam menghadirkan aktivitas-aktivitas inovasi, efisiensi, dan secara konsisten dilakukan setiap tahunnya.

“Dengan semangat luar biasa, perwira subholding upstream membuktikan dedikasi dan loyalitas ke perusahaan melalui ide-ide inovasi
yang memberikan value creation kepada perusahaan melalui UIIA ini. Saya harapkan UIIA bisa terus terlaksana makin agresif lagi guna men deliver value creation di masa depan, di mana dinamika dan tantangan industri migas akan lebih menantang lagi,” ungkapnya.

Oto mengatakan upaya tersebut juga membutuhkan kerja sama dari para perwira dan seluruh jajaran manajemen guna menjalankan upaya
operational excellence dalam rangka menjadikan Subholding Upstream Pertamina menjadi perusahaan berkelas dunia.

Mengusung tema Elevating the Path to Excellence and Sustainable Through Collaborative Innovation and Replication, Forum UIIA 2023 mendorong terciptanya nilai di seluruh lini yang pada akhirnya bertujuan pada peningkatan kinerja perusahaan.

UIIA merupakan wadah berbagi pengetahuan terhadap hasil karya improvement, inovasi dan replikasi di lingkungan Subholding Upstream Pertamina. Secara bersamaan dilakukan verifikasi terhadap value creation yang berbasis pada salah satu program utama, yaitu optimization upstream (optimus) yang dikategorikan menjadi cost saving, revenue growth, dan cost avoidance.

Pada penyelenggaraan di 2023 ini, UIIA diikuti oleh 110 tim, melibatkan keikutsertaan 1.100 perwira subholding upstream juga anak perusahaan, 94 dewan juri dan moderator serta menghasilkan 29.700 learning hours.

Melalui kegiatan itu, diharapkan terbangun upaya business matching bagi semua pihak sehingga dapat dimanfaatkan secara masif di seluruh proses bisnis Subholding Upstream Pertamina. Kegiatan tersebut juga berfokus pada development, tidak hanya bagi perusahaan mengenai strategi pengembangan bisnis, tetapi juga bagaimana mindset para pekerja semakin berkembang untuk kepentingan perusahaan.

Dalam penutupan Forum UIIA 2023, PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional 3-Kalimantan berhasil meraih penghargaan best of the best. Penghargaan piala bergilir pemenang best of the best diberikan oleh Oto Gurnita kepada Direktur Utama PT Pertamina Hulu
Indonesia John Anis.

Salah satu perwakilan dari PC Prove Soda Gembira dari Pertamina Hulu Indonesia-Regional 3 Kalimantan Robhy Cahya mengapresiasi atas penghargaan yang diberikan itu.

“Tentunya dengan apresiasi ini, kami merasa bangga. Dengan bangga kami menghadirkan inovasi sinergi borderless> pengelolaan lapangan migas antara PHSS (Pertamina Hulu Sanga Sanga) dan BP di Zona 9-PHI Regional 3. Harapannya, semoga inovasi yang kami usulkan menjadi suatu inspirasi bagi wilayah kerja lain serta bisa direplikasi dan diimplementasikan,” katanya. (Ant/E-1)

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina  membukukan  value creation real hingga Rp1,5 triliun dalam ajang tahunan Forum  Upstream Improvement  and  Innovation Awards  (UIIA) 2023

  

Adapun, kegiatan UIAA 2023 dilaksanakan di Surabaya, Jawa Timur pada 5-7 Desember.

  

“Saya sangat mengapresiasi forum ini dan berharap forum ini dapat terus dilanjutkan, tentunya guna menggerakkan roda perusahaan, menciptakan nilai ekonomi serta menciptakan inovasi dan motor-motor penggerak roda perusahaan,” ucap Direktur Utama PHE Wiko Migantoro dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

  

Wiko mengungkapkan situasi dan kondisi bisnis ke depan dapat dikatakan tidak mudah atau penuh dengan tantangan sehingga diperlukan inovasi dan  kreativitas dari insan  subholding upstream  agar bisa tetap bertahan di segala situasi dan kondisi bisnis.

  

Kami harus mampu mengelola bisnis secara  baseline  maupun transisi dan peluang bisnis baru di masa depan. Oleh Karena itu, diperlukan suatu upaya guna menggerakkan dan membuat konsep bisnis baru yang relevan sesuai dengan perubahan jaman dan aspirasi dunia,salah satunya melalui Forum UIIA ini, ujarnya.

  

Pada kesempatan yang sama, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PHE Oto Gurnita menyampaikan bahwa UIIA merupakan forum tradisi yang sangat positif dalam menghadirkan aktivitas-aktivitas inovasi, efisiensi, dan secara konsisten dilakukan setiap tahunnya.

  

“Dengan semangat luar biasa, perwira subholding upstream membuktikan dedikasi dan loyalitas ke perusahaan melalui ide-ide inovasi

yang memberikan value creation kepada perusahaan melalui UIIA ini. Saya harapkan UIIA bisa terus terlaksana makin agresif lagi guna men deliver value creation di masa depan, di mana dinamika dan tantangan industri migas akan lebih menantang lagi,” ungkapnya.

  

Oto mengatakan upaya tersebut juga membutuhkan kerja sama dari para perwira dan seluruh jajaran manajemen guna menjalankan upaya

operational excellence dalam rangka menjadikan  Subholding Upstream  Pertamina menjadi perusahaan berkelas dunia.

  

Mengusung tema  Elevating the Path to Excellence and Sustainable Through Collaborative Innovation and Replication, Forum UIIA 2023 mendorong terciptanya nilai di seluruh lini yang pada akhirnya bertujuan pada peningkatan kinerja perusahaan.

  

UIIA merupakan wadah berbagi pengetahuan terhadap hasil karya  improvement, inovasi dan replikasi di lingkungan  Subholding Upstream Pertamina. Secara bersamaan dilakukan verifikasi terhadap  value creation  yang berbasis pada salah satu program utama, yaitu optimization upstream  (optimus) yang dikategorikan menjadi  cost saving, revenue growth, dan cost avoidance.

  

Pada penyelenggaraan di 2023 ini, UIIA diikuti oleh 110 tim, melibatkan keikutsertaan 1.100 perwira subholding upstream juga anak perusahaan, 94 dewan juri dan moderator serta menghasilkan 29.700 learning hours.

  

Melalui kegiatan itu, diharapkan terbangun upaya business matching bagi semua pihak sehingga dapat dimanfaatkan secara masif di seluruh proses bisnis  Subholding Upstream  Pertamina. Kegiatan tersebut juga berfokus pada development, tidak hanya bagi perusahaan mengenai strategi pengembangan bisnis, tetapi juga bagaimana mindset para pekerja semakin berkembang untuk kepentingan perusahaan.

  

Dalam penutupan Forum UIIA 2023, PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional 3-Kalimantan berhasil meraih penghargaan best of the best. Penghargaan piala bergilir pemenang best of the best diberikan oleh Oto Gurnita kepada Direktur Utama PT Pertamina Hulu

Indonesia John Anis.

  

Salah satu perwakilan dari PC Prove Soda Gembira dari Pertamina Hulu Indonesia-Regional 3 Kalimantan Robhy Cahya mengapresiasi atas penghargaan yang diberikan itu.

  

“Tentunya dengan apresiasi ini, kami merasa bangga. Dengan bangga kami menghadirkan inovasi sinergi borderless> pengelolaan lapangan migas antara PHSS (Pertamina Hulu Sanga Sanga) dan BP di Zona 9-PHI Regional 3. Harapannya, semoga inovasi yang kami usulkan menjadi suatu inspirasi bagi wilayah kerja lain serta bisa direplikasi dan diimplementasikan,” katanya. (Ant/E-1)

Sumber: mediaindonesia.com