MICE  

Sortir Kertas Suara, KPU Kabupaten Tasikmalaya Temukan Surat Suara Rusak

Sortir Kertas Suara, KPU Kabupaten Tasikmalaya Temukan Surat Suara Rusak

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya menemukan puluhan surat suara saat proses sortir dan lipat surat suara yang dilakukan di Gedung MUI di Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Ami Imron Tamami mengatakan, pelaksanaan sortir dan lipat surat suara pada pemilihan Umum 2024 dilakukan oleh 780 orang. Dalam proses itu, mereka menemukan 43 lembar surat suara dalam kondisi sobek dan terkena tinta.

“Untuk surat suara yang mengalami sobek dan terkena tinta pada hari pertama ditemukan 43 lembar. Petugas sortir bekerja 24 jam secara bergantian,” ujarnya, Rabu (10/1).

Dia menambahkan pelaksanaan sortir dann lipat surat suara di hari kedua sudah mencapai 15%.

Penyortiran dan pelipatan surat suara, lanjut Ami, menangani sebanyak 7.267.830 lembar surat suara. Kerja itu ditargetkan tuntas selama 10 hari.

Dalam prosesnya, sortir dan lipat surat suara DPRD Provinsi baru ada 6 kecamatan yang selesai.

“Untuk memudahkan dalam sortir dan lipat surat suara, para petugas boleh membawa botol kaca bekas minuman, botol bekas parfum dan paralon sebagai alat bantu. Namun, botol tersebut sudah tidak ada isinya dan kondisinya kering supaya dalam prosesnya lebih cepat,” ujarnya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah mengatakan, proses sortir dan lipat surat suara untuk Pemilu 2024 berjalan aman. Mekanisme yang dilakukan sudah cukup baik, sehingga tak terjadi banyak kendala.

“Kendala yang biasa dihadapi dalam proses sortir dan lipat surat suara ialah masalah cuaca dan sumber daya manusia. Namun, ternyata semuanya bisa diatasi, dan lokasi sortir sudah cukup representatif,” paparnya. (SG)

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya menemukan puluhan surat suara saat proses sortir dan lipat surat suara yang dilakukan  di Gedung MUI di Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Ami Imron Tamami mengatakan, pelaksanaan sortir dan lipat surat suara pada pemilihan Umum 2024 dilakukan oleh 780 orang. Dalam proses itu, mereka menemukan 43 lembar surat suara dalam kondisi sobek dan terkena tinta.

“Untuk surat suara yang mengalami sobek dan terkena tinta pada hari pertama ditemukan 43 lembar. Petugas sortir bekerja 24 jam secara bergantian,” ujarnya, Rabu (10/1).

Dia menambahkan pelaksanaan sortir dann lipat surat suara di hari kedua sudah mencapai 15%.

Penyortiran dan pelipatan surat suara, lanjut Ami, menangani sebanyak 7.267.830 lembar surat suara. Kerja itu ditargetkan tuntas selama 10 hari.

Dalam prosesnya, sortir dan lipat surat suara DPRD Provinsi baru ada 6 kecamatan yang selesai.

“Untuk memudahkan dalam sortir dan lipat surat suara, para petugas boleh membawa botol kaca bekas minuman, botol bekas parfum dan paralon sebagai alat bantu. Namun, botol tersebut sudah tidak ada isinya dan kondisinya kering supaya dalam prosesnya lebih cepat,” ujarnya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah mengatakan, proses sortir dan lipat surat suara untuk Pemilu 2024 berjalan aman. Mekanisme yang dilakukan sudah cukup baik, sehingga tak terjadi banyak kendala.

“Kendala yang biasa dihadapi dalam proses sortir dan lipat surat suara ialah masalah cuaca dan sumber daya manusia. Namun, ternyata semuanya bisa diatasi, dan lokasi sortir sudah cukup representatif,” paparnya. (SG)

Sumber: mediaindonesia.com