MICE  

Sistem Informasi Manajemen Talenta Petakan Potensi Peserta Didik di Daerah dan Sekolah

Sistem Informasi Manajemen Talenta  Petakan Potensi Peserta Didik di Daerah dan Sekolah

PENDIDIKAN terbaik adalah yang mampu mengoptimalkan potensi yang majemuk dari peserta didik menjadi capaian tertinggi. Oleh karenanya, Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) mengundang 16 Kementerian/Lembaga yang menjadi bagian mendapatkan tugas untuk mengorkestrasi agar talenta bisa dioptimalkan. Hal tersebut disampaikan staf ahli Bidang Manajemen Talenta Kemendikbud-Ristek Tatang Muttaqin dalam Puncak Persembahan Karya Talenta Emas Indonesia yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (14/12).

“Rancangan perpres tentang grand design talenta nasional mengamanatkan alur talenta, tidak hanya identifikasi saja. Sementara Pusat Prestasi Nasional baru pada taraf identifikasi. Dengan berkolaborasi dengan mitra lain, diharapkan akan dapat mengoptimalkan potensi talenta yang ada,” tutur Tatang.

“Saat ini sudah tercatat lebih dari 50 ribu siswa berprestasi dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta. Ke depan kita konsolidasikan tidak hanya yang sampai tingkat nasional tapi juga agar juara di tingkat kabupaten dan provinsi bisa masuk sistem,” jelas Tatang.

Dengan lebih banyak talenta yang masuk sistem informasi manajemen talenta, lanjut Tatang, talent pool BPTI akan lebih lengkap dan dapat digunakan untuk memetakan daerah dan sekolah yang memiliki talenta terbaik.

Pada kesemaptan yang sama, Kepala Pusat Prestasi Nasional Maria V. Irene Herdjiono menjelaskan kegiatan ini menjadi ajang apresiasi capaian peserta didik sepanjang tahun 2023. “Sebanyak 41 ajang talenta telah digelar sepanjang 2023 pada tingkat nasional untuk pendidikan dasar, menengah dan pendidikan tinggi,” jelasnya.

Irene menuturkan, kegiatan ini diawali dengan kegiatan kemah petualang atau talent camp yang diikuti 200 peserta didik berprestasi di semua jenjang di 3 bidang ketalentaan yaitu bidang riset dan inovasi, bidang seni budaya, dan bidang olahraga. Kemudian, digelar Konser 7 Ruang sebagai panggung bagi anak berkebutuhan khusus untuk tampil beda serta dalam rangka memperingati hari disabilitas.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan Penganugerahan Mitra Kemendikbud-Ristek 2023 yaitu dengan kategori talenta berprestasi, juri berdedikasi, satuan pendidikan berprestasi, pemda peduli talenta, mitra berdedikasi, perguruan tinggi berdedikasi. Selain itu juga dilaksanakan juga pameran hasil karya peserta didik ajang talenta. (H-1)

PENDIDIKAN terbaik adalah yang mampu mengoptimalkan potensi yang majemuk dari peserta didik menjadi capaian tertinggi. Oleh karenanya, Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) mengundang 16 Kementerian/Lembaga yang menjadi bagian mendapatkan tugas untuk mengorkestrasi agar talenta bisa dioptimalkan. Hal tersebut disampaikan staf ahli Bidang Manajemen Talenta Kemendikbud-Ristek Tatang Muttaqin dalam Puncak Persembahan Karya Talenta Emas Indonesia yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (14/12).

“Rancangan perpres tentang grand design talenta nasional mengamanatkan alur talenta, tidak hanya identifikasi saja. Sementara Pusat Prestasi Nasional baru pada taraf identifikasi. Dengan berkolaborasi dengan mitra lain, diharapkan akan dapat mengoptimalkan potensi talenta yang ada,” tutur Tatang. 

“Saat ini sudah tercatat lebih dari 50 ribu siswa berprestasi dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta. Ke depan kita konsolidasikan tidak hanya yang sampai tingkat nasional tapi juga agar juara di tingkat kabupaten dan provinsi bisa masuk sistem,” jelas Tatang. 

Dengan lebih banyak talenta yang masuk sistem informasi manajemen talenta, lanjut Tatang, talent pool BPTI akan lebih lengkap dan dapat digunakan untuk memetakan daerah dan sekolah yang memiliki talenta terbaik.

Pada kesemaptan yang sama, Kepala Pusat Prestasi Nasional Maria V. Irene Herdjiono menjelaskan kegiatan ini menjadi ajang apresiasi capaian peserta didik sepanjang tahun 2023. “Sebanyak 41 ajang talenta telah digelar sepanjang 2023 pada tingkat nasional untuk pendidikan dasar, menengah dan pendidikan tinggi,” jelasnya.

Irene menuturkan, kegiatan ini diawali dengan kegiatan kemah petualang atau talent camp yang diikuti 200 peserta didik berprestasi di semua jenjang di 3 bidang ketalentaan yaitu bidang riset dan inovasi, bidang seni budaya, dan bidang olahraga. Kemudian, digelar Konser 7 Ruang sebagai panggung bagi anak berkebutuhan khusus untuk tampil beda serta dalam rangka memperingati hari disabilitas.

 

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan Penganugerahan Mitra Kemendikbud-Ristek 2023 yaitu dengan kategori talenta berprestasi, juri berdedikasi, satuan pendidikan berprestasi, pemda peduli talenta, mitra berdedikasi, perguruan tinggi berdedikasi. Selain itu juga dilaksanakan juga pameran hasil karya peserta didik ajang talenta. (H-1)

 

Sumber: mediaindonesia.com