MICE  

Sampah masih Jadi Perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 2024

Sampah masih Jadi Perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 2024

PENGELOLAAN sampah masih akan jadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa
Barat selama 2024. Tiga program besar akan dikawal.

“Pembangunan tempat pengolahan dan pemrosesan akhir sampah (TPPAS) Legok Nangka masih akan jadi prioritas. Pembangunannya ditargetkan bisa
dimulai pada semester I tahun ini,” ujar Kepala Badan Perencanaan
Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan, saat berbicara
dalam acara Bewara Jawa Barat, Selasa (9/1).

TPPAS Legok Nangka dibangun di wilayah Kabupaten Bandung. Lokasi ini
akan menampung sampah dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung,
Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut.

Pengolahan sampah lainnya yang akan dikejar penyelesaiannya pada tahun
ini ialah TPPAS Lulut Nambo, di Kabupaten Bogor. Lokasi ini akan
mengolah sampah dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok dan
Tangerang Selatan.

Program ketiga yang dijalankan Pemprov Jawa Barat ialah perluasan lahan
tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat.
“Tahun ini kita lakukan perluasan kawasan TPA dengan penambahan areal
seluas 6,4 hektare,” tambah Taufiq.

Proyek infrastruktur lain yang akan dikerjakan Pemprov Jawa Barat,
lanjut dia, ialah rekonstruksi Jalan Jampang Tengah-Kiara Dua di
Kabupaten Sukabumi. Selain itu juga rekonstruksi Jalan Muara
Cikadu-Pancuh Tilu, di Kabupaten Cianjur dan penggantian Jembatan
Cimenga, juga di Kabupaten Cianjur.

Dalam bidang sumber daya air, Pemprov Jawa Barat juga menargetkan
revitalisasi dua danau besar, yakni Situ Gede di Tasikmalaya dan Situ
Panjalu di Kabupaten Ciamis.

Taufiq menambahkan tujuan utama pembangunan Jawa Barat pada 2024 ialah
mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

“Jawa Barat juga mengejar terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif
dan berkelanjutan. Kami juga ingin mewujudkan pemerataan pembangunan
wilayah yang didukung infrastruktur berkualitas,” tandasnya. (SG)

PENGELOLAAN sampah masih akan jadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa

Barat selama 2024. Tiga program besar akan dikawal.

“Pembangunan tempat pengolahan dan pemrosesan akhir sampah (TPPAS) Legok Nangka masih akan jadi prioritas. Pembangunannya ditargetkan bisa

dimulai pada semester I tahun ini,” ujar Kepala Badan Perencanaan

Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan, saat berbicara

dalam acara Bewara Jawa Barat, Selasa (9/1).

TPPAS Legok Nangka dibangun di wilayah Kabupaten Bandung. Lokasi ini

akan menampung sampah dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung,

Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut.

Pengolahan sampah lainnya yang akan dikejar penyelesaiannya pada tahun

ini ialah TPPAS Lulut Nambo, di Kabupaten Bogor. Lokasi ini akan

mengolah sampah dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok dan

Tangerang Selatan.

Program ketiga yang dijalankan Pemprov Jawa Barat ialah perluasan lahan

tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat.

“Tahun ini kita lakukan perluasan kawasan TPA dengan penambahan areal

seluas 6,4 hektare,” tambah Taufiq.

Proyek infrastruktur lain yang akan dikerjakan Pemprov Jawa Barat,

lanjut dia, ialah rekonstruksi Jalan Jampang Tengah-Kiara Dua di

Kabupaten Sukabumi. Selain itu juga rekonstruksi Jalan Muara

Cikadu-Pancuh Tilu, di Kabupaten Cianjur dan penggantian Jembatan

Cimenga, juga di Kabupaten Cianjur.

Dalam bidang sumber daya air, Pemprov Jawa Barat juga menargetkan

revitalisasi dua danau besar, yakni Situ Gede di Tasikmalaya dan Situ

Panjalu di Kabupaten Ciamis.

Taufiq menambahkan tujuan utama pembangunan Jawa Barat pada 2024 ialah  

mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

“Jawa Barat juga mengejar terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif

dan berkelanjutan. Kami juga ingin mewujudkan pemerataan pembangunan

wilayah yang didukung infrastruktur berkualitas,” tandasnya. (SG)

Sumber: mediaindonesia.com