MICE  

Raffi Ahmad-Rudy Salim Bangun CPCM Indonesia di Kawasan PIK 2

Raffi Ahmad-Rudy Salim Bangun CPCM Indonesia di Kawasan PIK 2

ARTIS yang juga dikenal dengan sebagai pengusaha sukses, Raffi Ahmad terus melebarkan sayap bisnisnya. Bersama Rudy Salim, Raffi memulai pembangunan arena bermain (arcade game) asal Singapura, Cow Play Cow Moo (CPCM).

CPCM Indonesia di PIK 2 nantinya akan berdiri di lahan seluas 3.356 meter persegi. Peletakan batu pertama alias ground breaking pembangunan arena bermain ini dilakukan, Rabu (13/12).

Raffi Ahmad, yang bersama Rudy Salim menjadi Strategic and Partner CPCM Indonesia berharap kehadiran arena bermain ini bisa membangkitkan perekonomian terutama untuk target pasar keluarga yang tidak akan pernah mati. “Target pasar family atau keluarga tidak akan pernah mati dan akan selalu dibutuhkan hiburan seperti ini untuk seluruh keluarga di Indonesia dengan range usia yang lebar,” ucap Raffi.

Ia menyebut CPCM bisa menjadi tempat untuk keluarga bersenang-senang dengan bermain games dan mendapatkan hadiah yang berlisensi. “Selain bisa senang -senang dan happy-happy menghabiskan waktu bersama keluarga atau healing time bermain games, mereka juga bisa mengumpulkan poin untuk bisa menukar dengan barang-barang berlisensi resmi yang berbeda dari yang lain dan hanya kita yang punya,” jelas Raffi.

Sedangkan Rudy Salim menyebut peletakan batu pertama ini akan menandai langkah penting dalam dunia hiburan dan pengembangan bisnis yang bukan hanya untuk CPCM, tapi juga seluruh komunitas game arcade di seluruh Indonesia. “CPCM bukan sekadar permainan arcade biasa, karena menawarkan pengalaman mengikat yang tidak ada di tempat lain karena hiburan akan bertemu dengan inovasi dan otentikifikasi,” ucap Rudy.

Dikatakan, antusiasme pengunjung di CPCM Singapura berkisar antara 700 hingga 1.400 orang per hari dalam hari kerja. “Tentunya, kehadiran CPCM di pasar game Indonesia ini tidak main-main karena Indonesia berada di peringkat ke-17 secara global dan sebagai yang terdepan di Asia Tenggara,” papar Rudy.

Dikatakan, CPCM Indonesia ini akan menjadi cabang yang terbesar di dunia yang akan berisi 300 mesin permainan. “CPCM di PIK 2 ini bukan hanya arcade game biasa, tapi ini adalah pusat hiburan terbaik di mana para pengguna game bisa menciptakan kenangan yang tak terlupakan dan berkesempatan mendapatkan hadiah dengan lisensi resmi,” ungkapnya.

Setelah PIK 2, tambah Rudy, akan menyusul di Pluit Village seluas 3.000 meter persegi untuk melayani konsumen di area Muara Karang, Ancol, Kelapa Gading, Kemayoran dan sekitarnya. “Kami akan membuka opportunity untuk franchise jadi kita akan buka setidaknya 3 cabang,” ujar Rudi.

Daniel Darwin, Direktur CPCM Indonesia memuji dua partner strategic dari CPCM Indonesia dan berharap bisnis ini akan maju. “Kita tak salah pilih Rudy Salim dan Raffi Ahmad sebagai strategic partner CPCM Indonesia karena analisisnya yang luar biasa. Dan semoga kita bisa terus lebih maju dan berkembang,” ungkapnya. (RO/R-2)

ARTIS yang juga dikenal dengan sebagai pengusaha sukses, Raffi Ahmad terus melebarkan sayap bisnisnya. Bersama Rudy Salim, Raffi memulai pembangunan arena bermain (arcade game) asal Singapura, Cow Play Cow Moo (CPCM).

CPCM Indonesia di PIK 2 nantinya akan berdiri di lahan seluas 3.356 meter persegi. Peletakan batu pertama alias ground breaking pembangunan arena bermain ini dilakukan, Rabu (13/12).

Raffi Ahmad, yang bersama Rudy Salim menjadi Strategic and Partner CPCM Indonesia berharap kehadiran arena bermain ini bisa membangkitkan perekonomian terutama untuk target pasar keluarga yang tidak akan pernah mati. “Target pasar family atau keluarga tidak akan pernah mati dan akan selalu dibutuhkan hiburan seperti ini untuk seluruh keluarga di Indonesia dengan range usia yang lebar,” ucap Raffi.

Ia menyebut CPCM bisa menjadi tempat untuk keluarga bersenang-senang dengan bermain games dan mendapatkan hadiah yang berlisensi. “Selain bisa senang -senang dan happy-happy menghabiskan waktu bersama keluarga atau healing time bermain games, mereka juga bisa mengumpulkan poin untuk bisa menukar dengan barang-barang berlisensi resmi yang berbeda dari yang lain dan hanya kita yang punya,” jelas Raffi.

Sedangkan Rudy Salim menyebut peletakan batu pertama ini akan menandai langkah penting dalam dunia hiburan dan pengembangan bisnis yang bukan hanya untuk CPCM, tapi juga seluruh komunitas game arcade di seluruh Indonesia. “CPCM bukan sekadar permainan arcade biasa, karena menawarkan pengalaman mengikat yang tidak ada di tempat lain karena hiburan akan bertemu dengan inovasi dan otentikifikasi,” ucap Rudy.

Dikatakan, antusiasme pengunjung di CPCM Singapura berkisar antara 700 hingga 1.400 orang per hari dalam hari kerja. “Tentunya, kehadiran CPCM di pasar game Indonesia ini tidak main-main karena Indonesia berada di peringkat ke-17 secara global dan sebagai yang terdepan di Asia Tenggara,” papar Rudy.

Dikatakan, CPCM Indonesia ini akan menjadi cabang yang terbesar di dunia yang akan berisi 300 mesin permainan. “CPCM di PIK 2 ini bukan hanya arcade game biasa, tapi ini adalah pusat hiburan terbaik di mana para pengguna game bisa menciptakan kenangan yang tak terlupakan dan berkesempatan mendapatkan hadiah dengan lisensi resmi,” ungkapnya.

Setelah PIK 2, tambah Rudy, akan menyusul di Pluit Village seluas 3.000 meter persegi untuk melayani konsumen di area Muara Karang, Ancol, Kelapa Gading, Kemayoran dan sekitarnya. “Kami akan membuka opportunity untuk franchise jadi kita akan buka setidaknya 3 cabang,” ujar Rudi.

Daniel Darwin, Direktur CPCM Indonesia memuji dua partner strategic dari CPCM Indonesia dan berharap bisnis ini akan maju. “Kita tak salah pilih Rudy Salim dan Raffi Ahmad sebagai strategic partner CPCM Indonesia karena analisisnya yang luar biasa. Dan semoga kita bisa terus lebih maju dan berkembang,” ungkapnya. (RO/R-2)

 

Sumber: mediaindonesia.com