MICE  

PT KBI Wujudkan Perdagangan Aset Kripto yang Aman dan Efisien

PT KBI Wujudkan Perdagangan Aset Kripto yang Aman dan Efisien

BADAN Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menunjuk PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI) menjadi Lembaga Kliring Berjangka untuk Penjaminan dan Penyelesaian Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto. Penunjukkan ini menegaskan peran penting PT KBI dalam mendorong pertumbuhan ekosistem perdagangan aset kripto di Indonesia.

Plt Direktur Utama PT KBI Budi Susanto mengatakan pihaknya berkomitmen untuk senantiasa mengembangkan ekosistem perdagangan aset kripto yang adil dan proporsional. Dengan penunjukan sebagai Lembaga Kliring, jelas Susanto, PT KBI mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga integritas dan akuntabilitas Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto di Indonesia. Dikatakan, sebagai bagian dari Self-Regulatory Organizations (SRO), PT KBI memegang peran strategis sebagai Lembaga Kliring, bertanggung jawab atas pemeliharaan integritas dan akuntabilitas dalam konteks Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto di Bursa Berjangka.

“Peran PT KBI sebagai Lembaga Kliring Kripto mencerminkan tanggung jawab besar yang kami terima. Kami akan memberikan penjaminan atas seluruh aspek transaksi, mencakup jumlah aset kripto dan uang yang terlibat dalam Perdagangan Pasar Fisik,” jelas Susanto dalam keterangan yang diterima, Kamis (28/12).

“Komitmen ini merupakan langkah nyata kami dalam mendukung perkembangan positif industri aset kripto di Indonesia. Melalui peran strategis ini, kami juga berupaya menciptakan standar tinggi dalam tata kelola dan keamanan bagi pelaku pasar, menciptakan landasan yang kokoh untuk pertumbuhan berkelanjutan pasar aset kripto di Indonesia,” imbuhnya.

Dalam kesempatan terpisah Plt Kepala Bappebti Kasan menyampaikan keterlibatan PT KBI dalam ekosistem perdagangan aset kripto yang adil merupakan langkah signifikan. “Hal tersebut untuk mencapai tujuan pemerintah dalam rangka melindungi masyarakat sebagai pelanggan dan menciptakan kepastian berusaha,” jelasnya. (RO/R-2)

BADAN Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menunjuk PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI) menjadi Lembaga Kliring Berjangka untuk Penjaminan dan Penyelesaian Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto. Penunjukkan ini menegaskan peran penting PT KBI dalam mendorong pertumbuhan ekosistem perdagangan aset kripto di Indonesia.

Plt Direktur Utama PT KBI Budi Susanto mengatakan pihaknya berkomitmen untuk senantiasa mengembangkan ekosistem perdagangan aset kripto yang adil dan proporsional. Dengan penunjukan sebagai Lembaga Kliring, jelas Susanto, PT KBI mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga integritas dan akuntabilitas Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto di Indonesia. Dikatakan, sebagai bagian dari Self-Regulatory Organizations (SRO), PT KBI memegang peran strategis sebagai Lembaga Kliring, bertanggung jawab atas pemeliharaan integritas dan akuntabilitas dalam konteks Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto di Bursa Berjangka.

“Peran PT KBI sebagai Lembaga Kliring Kripto mencerminkan tanggung jawab besar yang kami terima. Kami akan memberikan penjaminan atas seluruh aspek transaksi, mencakup jumlah aset kripto dan uang yang terlibat dalam Perdagangan Pasar Fisik,” jelas Susanto dalam keterangan yang diterima, Kamis (28/12).

“Komitmen ini merupakan langkah nyata kami dalam mendukung perkembangan positif industri aset kripto di Indonesia. Melalui peran strategis ini, kami juga berupaya menciptakan standar tinggi dalam tata kelola dan keamanan bagi pelaku pasar, menciptakan landasan yang kokoh untuk pertumbuhan berkelanjutan pasar aset kripto di Indonesia,” imbuhnya.

Dalam kesempatan terpisah Plt Kepala Bappebti Kasan menyampaikan keterlibatan PT KBI dalam ekosistem perdagangan aset kripto yang adil merupakan langkah signifikan. “Hal tersebut untuk mencapai tujuan pemerintah dalam rangka melindungi masyarakat sebagai pelanggan dan menciptakan kepastian berusaha,” jelasnya. (RO/R-2)

 

Sumber: mediaindonesia.com