MICE  

PT Cerestar Indonesia Tbk Bukukan Penjualan Rp3,9 Triliun di Kuartal III 2023

PT Cerestar Indonesia Tbk Bukukan Penjualan Rp3,9 Triliun di Kuartal III 2023

PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU) berhasil membukukan penjualan Rp3,9 triliun pada kuartal III (Q3) 2023. Hasil penjualan ini meningkat 54% dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp2,5 triliun.

“Kalau soal penjualan kalau dilihat Q3 tahun lalu hanya membukukan Rp2,5 triliun, kalau dilihat di Q3 tahun ini sudah mencapai Rp3,9 triliun atau meningkat 54%,” kata Chief Financial Officer (CFO) PT Cerestar Indonesia Tbk, Mulyadi Chandra dalam Public Expose Laporan Keuangan PT Cerestar Tbk di Jakarta Rabu (13/12).

Dari total penjualan Rp3,9 triliun, terang Mulyadi, hampir Rp1 triliun atau lebih tepatnya Rp937 miliar merupakan kontribusi dari PT Agristar Grain Industry (AGY) yang sudah beroperasi sejak akhir tahun lalu. “Jadi kontribusi dari Agristar Grain Industry yang membuat penjualannya naik fantastis,” terangnya.

Di sisi lain, peningkatan harga bahan baku di tahun lalu yang dipicu oleh pulihnya Covid-19 dan perang Ukraina-Rusia telah menggerus laba kotor PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU) dari Rp285 miliar di Q3 tahun lalu menjadi hanya Rp194 miliar di Q3 tahun ini.

Selain penurunan laba kotor, PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU) juga mengalami penurunan laba bersih. “Laba bersih juga sama. Di Q3 tahun lalu kami membukukan laba bersih Rp72 miliar, tahun ini di Q3 kami hanya membukukan laba bersih Rp5 miliar. Jadi turun sangat drastis yang disebabkan oleh penurunan harga jual lebih cepat dibandingkan dengan penurunan harga bahan baku,” tuturnya.

Ia berharap PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU) sampai dengan Desember tahun ini bisa mencapai penjualan di angka Rp4,3-4,4 triliun.

“Laba hingga tutup tahun 2023 berapa kami belum bisa menjawab karena masih berlangsung dan Desember ini baru berjalan 13 hari. Kami berharap kami masih bisa me-maintance laba di tahun ini, atau kalaupun terjadi sesuatu hal yang diluar ekspektasi, kalaupun kami harus mengalami kerugian tapi tidak besar ya, tidak begitu signifikan dan masih dalam jangkauan yang baik,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU), Indra Irawan mengatakan bahwa saat ini pihaknya fokus pada peningkatan kapasitas produksi gandum sebesar 600 metrik ton per hari di pabrik PT Harvestar Flour Mills (HFM) di Gresik, Jawa Timur, yang akan beroperasi di kuartal I 2024. (E-3)

PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU) berhasil membukukan penjualan Rp3,9 triliun pada kuartal III (Q3) 2023. Hasil penjualan ini meningkat 54% dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp2,5 triliun.

“Kalau soal penjualan kalau dilihat Q3 tahun lalu hanya membukukan Rp2,5 triliun, kalau dilihat di Q3 tahun ini sudah mencapai Rp3,9 triliun atau meningkat 54%,” kata Chief Financial Officer (CFO) PT Cerestar Indonesia Tbk, Mulyadi Chandra dalam Public Expose Laporan Keuangan PT Cerestar Tbk di Jakarta Rabu (13/12).

Dari total penjualan Rp3,9 triliun, terang Mulyadi, hampir Rp1 triliun atau lebih tepatnya Rp937 miliar merupakan kontribusi dari PT Agristar Grain Industry (AGY) yang sudah beroperasi sejak akhir tahun lalu. “Jadi kontribusi dari Agristar Grain Industry yang membuat penjualannya naik fantastis,” terangnya.

Di sisi lain, peningkatan harga bahan baku di tahun lalu yang dipicu oleh pulihnya Covid-19 dan perang Ukraina-Rusia telah menggerus laba kotor PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU) dari Rp285 miliar di Q3 tahun lalu menjadi hanya Rp194 miliar di Q3 tahun ini.

Selain penurunan laba kotor, PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU) juga mengalami penurunan laba bersih. “Laba bersih juga sama. Di Q3 tahun lalu kami membukukan laba bersih Rp72 miliar, tahun ini di Q3 kami hanya membukukan laba bersih Rp5 miliar. Jadi turun sangat drastis yang disebabkan oleh penurunan harga jual lebih cepat dibandingkan dengan penurunan harga bahan baku,” tuturnya.

Ia berharap PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU) sampai dengan Desember tahun ini bisa mencapai penjualan di angka Rp4,3-4,4 triliun.

“Laba hingga tutup tahun 2023 berapa kami belum bisa menjawab karena masih berlangsung dan Desember ini baru berjalan 13 hari. Kami berharap kami masih bisa me-maintance laba di tahun ini, atau kalaupun terjadi sesuatu hal yang diluar ekspektasi, kalaupun kami harus mengalami kerugian tapi tidak besar ya, tidak begitu signifikan dan masih dalam jangkauan yang baik,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU), Indra Irawan mengatakan bahwa saat ini pihaknya fokus pada peningkatan kapasitas produksi gandum sebesar 600 metrik ton per hari di pabrik PT Harvestar Flour Mills (HFM) di Gresik, Jawa Timur, yang akan beroperasi di kuartal I 2024. (E-3)

Sumber: mediaindonesia.com