MICE  

Polisi Segera Tetapkan Tersangka Ledakan Smelter Nikel Morowali

Polisi Segera Tetapkan Tersangka Ledakan Smelter Nikel Morowali

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Sulawesi Tengah segera menggelar perkara untuk menentukan tersangka kecelakaan kerja yang menewaskan 20 pekerja di kawasan industri nikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) Morowali, Sulawesi Tengah. Olah tempat kejadian perkara hingga proses penyelidikan dan penyidikan telah dilakukan tim investigasi.

Kapolda Sulteng Irjen Agus Nugroho mengatakan ada 27 saksi yang merupakan pihak dari kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) telah diperiksa pascainsiden maut tersebut. “Sudah ada titik terang. Pemeriksaan 27 saksi itu ada yang mengarah ke tersangka. Tinggal kita menentukan lewat gelar perkara,” terang Agus kepada Media Indonesia di Palu, Senin (1/1).

Menurutnya, pada kebakaran yang disusul ledakan di tungku smelter di PT ITSS patut diduga ada beberapa standar operasional prosedur (SOP) yang dilanggar pihak perusahaan.

“Saya tidak akan mendahului hasil gelar perkara dan saya tidak mau intervensi. Saya menghormati independensi penyidik. Oleh karena kita pastikan tersangka sesudah gelar perkara,” tegas Agus.

Ia menambahkan, pada gelar perkara nanti akan dilihat dari segala sisi baik dari sisi pekerja, metode yang digunakan, hingga keputusan yang diberikan sebelum memulai pekerjaan. “Tentu ada yang bertanggung jawab atas semua itu. Namun, nanti lebih jelas ketahuan di gelar perkara,” tandas Agus. (Z-2)

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Sulawesi Tengah segera menggelar perkara untuk menentukan tersangka kecelakaan kerja yang menewaskan 20 pekerja di kawasan industri nikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) Morowali, Sulawesi Tengah. Olah tempat kejadian perkara hingga proses penyelidikan dan penyidikan telah dilakukan tim investigasi.

Kapolda Sulteng Irjen Agus Nugroho mengatakan ada 27 saksi yang merupakan pihak dari kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) telah diperiksa pascainsiden maut tersebut. “Sudah ada titik terang. Pemeriksaan 27 saksi itu ada yang mengarah ke tersangka. Tinggal kita menentukan lewat gelar perkara,” terang Agus kepada Media Indonesia di Palu, Senin (1/1).

Menurutnya, pada kebakaran yang disusul ledakan di tungku smelter di PT ITSS patut diduga ada beberapa standar operasional prosedur (SOP) yang dilanggar pihak perusahaan.

“Saya tidak akan mendahului hasil gelar perkara dan saya tidak mau intervensi. Saya menghormati independensi penyidik. Oleh karena kita pastikan tersangka sesudah gelar perkara,” tegas Agus.

Ia menambahkan, pada gelar perkara nanti akan dilihat dari segala sisi baik dari sisi pekerja, metode yang digunakan, hingga keputusan yang diberikan sebelum memulai pekerjaan. “Tentu ada yang bertanggung jawab atas semua itu. Namun, nanti lebih jelas ketahuan di gelar perkara,” tandas Agus. (Z-2)

Sumber: mediaindonesia.com