MICE  

PLN Jawa Barat Danai Pemasangan Listrik Gratis 212 Keluarga

PLN Jawa Barat Danai Pemasangan Listrik Gratis 212 Keluarga

PROGRAM sambungan listrik gratis bagi keluarga kurang mampu kembali digulirkan Perusahaan Listrik Negara Jawa Barat. Yang terbaru, 212 keluarga mendapat bantuan pemasangan listrik gratis dengan biaya senilai Rp270 juta.

Program yang digulirkan ialah Light Up The Dream. Bantuan diperoleh dari donasi pegawai PLN Jabar yang diberikan kepada 177 pelanggan golongan rumah tangga dan 35 pelanggan golongan rumah ibadah.

Wiwi Lidiawati, ibu rumah tangga dengan 4 anak, menjadi salah satu penerima bantuan Listrik gratis di Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung. Dia mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh PLN untuk dirinya.

Wiwi selama ini menyalur listrik dari saudaranya. “Dulu saya harus menarik listrik dari rumah Saudara, semuanya serba terbatas. Penghasilan dari suami dan Saya hanya cukup untuk biaya makan sehari-hari. Alhamdulilah, sekarang sudah dapat bantuan Listrik gratis, kami bisa beraktivitas dengan mudah karena ada Listrik sendiri.” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Anwar, penerima bantuan program Light Up The Dream yang berlokasi di wilayah kerja ULP Tambun UP3 Cikarang. Ia merasa sangat senang karena telah lama menanti kehadiran listrik.

“Terima kasih kepada PLN UID Jabar yang telah memberikan bantuan Listrik gratis. Saya selama ini tidak mempunyai kWh meter sendiri,” ucap Anwar.

Direktur Legal dan Human Capital PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto mengatakan aksi ini merupakan langkah nyata dari PLN UID Jabar dalam menghadirkan listrik di tengah-tengah masyarakat. Banyak dampak positif dari program Light Up The Dream ini, karena anak-anak bisa belajar di malam hari dan juga bisa melaksanakan ibadah dengan nyaman.

“PLN UID Jabar harus terus berupaya mencari dan menyisir masyarakat yang belum menikmati aliran listrik. Jika semua sudah terlistriki maka PLN UID Jabar diharapkan bisa menghadirkan dream-dream (mimpi-mimpi) yang lain, sehingga kehadiran insan PLN akan terus ada dan relevan di Bumi Pasundan,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama General Manager PLN UID Jabar, Susiana Mutia menambahkan, gerakan Light Up The Dream ini merupakan wujud nyata kolaborasi insan PLN dalam mewujudkan mimpi energi berkeadilan. “Kami berupaya memudahkan masyarakat untuk mendapatkan akses listrik yang lebih luas dan terjangkau.” (SG)

PROGRAM sambungan listrik gratis bagi keluarga kurang mampu kembali digulirkan Perusahaan Listrik Negara Jawa Barat. Yang terbaru, 212 keluarga mendapat bantuan pemasangan listrik gratis dengan biaya senilai Rp270 juta.

Program yang digulirkan ialah Light Up The Dream. Bantuan  diperoleh dari donasi pegawai PLN Jabar yang diberikan kepada 177 pelanggan golongan rumah tangga dan 35 pelanggan golongan rumah ibadah.

Wiwi Lidiawati, ibu rumah tangga dengan 4 anak, menjadi salah satu penerima bantuan Listrik gratis di Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung. Dia mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh PLN untuk dirinya.

Wiwi selama ini menyalur listrik dari saudaranya. “Dulu saya harus menarik listrik dari rumah Saudara, semuanya serba terbatas. Penghasilan dari suami dan Saya hanya cukup untuk biaya makan sehari-hari. Alhamdulilah, sekarang sudah dapat bantuan Listrik gratis, kami bisa beraktivitas dengan mudah karena ada Listrik sendiri.” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Anwar, penerima bantuan program Light Up The Dream yang berlokasi di wilayah kerja ULP Tambun UP3 Cikarang. Ia merasa sangat senang karena telah lama menanti kehadiran listrik.

“Terima kasih kepada PLN UID Jabar yang telah memberikan bantuan Listrik gratis. Saya selama ini tidak mempunyai kWh meter sendiri,” ucap Anwar.

Direktur Legal dan Human Capital PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto mengatakan aksi ini merupakan langkah nyata dari PLN UID Jabar dalam menghadirkan listrik di tengah-tengah masyarakat. Banyak dampak positif dari program Light Up The Dream ini, karena anak-anak bisa belajar di malam hari dan juga bisa melaksanakan ibadah dengan nyaman.

“PLN UID Jabar harus terus berupaya mencari dan menyisir masyarakat yang belum menikmati aliran listrik. Jika semua sudah terlistriki maka PLN UID Jabar diharapkan bisa menghadirkan dream-dream (mimpi-mimpi) yang lain, sehingga kehadiran insan PLN akan terus ada dan relevan di Bumi Pasundan,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama General Manager PLN UID Jabar, Susiana Mutia menambahkan, gerakan Light Up The Dream ini merupakan wujud nyata kolaborasi insan PLN dalam mewujudkan mimpi energi berkeadilan. “Kami berupaya memudahkan masyarakat untuk mendapatkan akses listrik yang lebih luas dan terjangkau.” (SG)

 

Sumber: mediaindonesia.com