MICE  

PLN Jabar Amankan Pasokan Listrik Selama Natal dan Tahun Baru

PLN Jabar Amankan Pasokan Listrik Selama Natal dan Tahun Baru

PLN Jawa Barat memastikan pasokan listrik selama Natal dan Tahun Baru tetap terjaga. “Kami juga menyiapkan personel dan peralatan untuk menjaga keandalan pasokan listrik ke pelanggan,” ungkap General Manager PT PLN Jawa Barat, Susiana Mutia.

Untuk kesiapan itu, PLN Jawa Barat menggelar apel siaga Natal dan Tahun Baru, Jumat (8/12). Susiana juga memeriksa personel dan peralatan yang disiagakan.

“Petugas kami siap 24 jam menjaga keandalan pasokan listrik ke pelanggan, terutama di lokasi-lokasi prioritas seperti rumah ibadah, tempat layanan publik, dan fasilitas kesehatan. Personel berjumlah 3.982 petugas pelayanan teknik, 133 anggota Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan dan 366 pegawai PLN,” ujar Susiana.

Semua personel, lanjut dia, dibekali dengan berbagai infrastruktur dan alat transportasi untuk mendukung kinerja mereka termasuk penanganan gangguan. Sarana itu terdiri dari 392 mobil, 86 motor operasional, 156 Unit Gardu Bergerak (UGB), 11 UKB, dan 15 crane.

PLN UID Jabar juga menyediakan infrastruktur tambahan berupa 98 genset dan 16 Uninterruptible Power Supply (UPS) yang dapat digunakan sebagai cadangan suplai pasokan listrik di tempat prioritas. Di antaranya di gereja, rumah sakit, kantor pemerintahan, serta titik destinasi wisata apabila terjadi gangguan kelistrikan.

Susiana menambahkan, 313 Posko Siaga Nataru yang berlokasi di titik vital dan pusat keramaian masyarakat serta kantor PLN di unit wilayah Jawa Barat telah dipersiapkan. Posko Siaga Nataru ini siap melayani 24 jam kebutuhan layanan listrik para pelanggan.

Terkait kesediaan pasokan listrik bagi pelanggan, dia memastikan bahwa pasokan listrik untuk perayaan Natal dan Tahun Baru pada tahun ini cukup bahkan memiliki cadangan daya yang aman. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir dan bisa tenang berlibur menikmati perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Saat ini PLN UID Jabar disuplai dari 17 subsistem dengan total kapasitas 14.041 MW dengan beban Puncak 8.295 MW. Cadangan daya mencapai 6.181 MW. Sehingga bisa dipastikan pelayanan ke masyarakat aman,” tambahnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk waspada dalam musim penghujan karena kondisi cuaca ekstrim berpotensi menyebabkan terjadinya gangguan listrik. Masyarakat yang hendak berpergian ke luar kota harus mengamankan listrik rumah dengan mematikan sambungan listrik dan semua barang elektronik dalam kondisi mati. (SG)

PLN Jawa Barat memastikan pasokan listrik selama Natal dan Tahun Baru tetap terjaga. “Kami juga menyiapkan personel dan peralatan untuk menjaga keandalan pasokan listrik ke pelanggan,” ungkap General Manager PT PLN Jawa Barat, Susiana Mutia.

Untuk kesiapan itu, PLN Jawa Barat menggelar apel siaga Natal dan Tahun Baru, Jumat (8/12). Susiana juga memeriksa personel dan peralatan yang disiagakan.

“Petugas kami siap 24 jam menjaga keandalan pasokan listrik ke pelanggan, terutama di lokasi-lokasi prioritas seperti rumah ibadah, tempat layanan publik, dan fasilitas kesehatan. Personel berjumlah 3.982 petugas pelayanan teknik, 133 anggota Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan dan 366 pegawai PLN,” ujar Susiana.

Semua personel, lanjut dia, dibekali dengan berbagai infrastruktur dan alat  transportasi untuk mendukung kinerja mereka termasuk penanganan gangguan. Sarana itu terdiri dari 392 mobil, 86 motor operasional, 156 Unit Gardu Bergerak (UGB), 11 UKB, dan 15 crane.

PLN UID Jabar juga menyediakan infrastruktur tambahan berupa 98 genset dan 16 Uninterruptible Power Supply (UPS) yang dapat digunakan sebagai cadangan suplai pasokan listrik di tempat prioritas. Di antaranya di  gereja, rumah sakit, kantor pemerintahan, serta titik destinasi wisata apabila terjadi gangguan kelistrikan.

Susiana menambahkan, 313 Posko Siaga Nataru yang berlokasi di titik vital dan pusat keramaian masyarakat serta kantor PLN di unit wilayah Jawa Barat telah dipersiapkan. Posko Siaga Nataru ini siap melayani 24 jam kebutuhan layanan listrik para pelanggan.

Terkait kesediaan pasokan listrik bagi pelanggan, dia memastikan  bahwa pasokan listrik untuk perayaan Natal dan Tahun Baru pada tahun ini cukup bahkan memiliki cadangan daya yang aman. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir dan bisa tenang berlibur menikmati perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Saat ini PLN UID Jabar disuplai dari 17 subsistem dengan total kapasitas 14.041 MW dengan beban Puncak 8.295 MW. Cadangan daya mencapai 6.181 MW. Sehingga bisa dipastikan pelayanan ke masyarakat aman,” tambahnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk waspada dalam musim penghujan karena kondisi cuaca ekstrim berpotensi menyebabkan terjadinya gangguan listrik. Masyarakat yang hendak berpergian ke luar kota harus mengamankan listrik rumah dengan mematikan sambungan listrik dan semua barang elektronik dalam kondisi mati. (SG)

Sumber: mediaindonesia.com