MICE  

PHRI Sambut Penerbangan Bandung-Pangandaran

PHRI Sambut Penerbangan Bandung-Pangandaran

PERHIMPUNAN Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Pangandaran, menyambut baik beroperasinya layanan penerbangan Bandung-Pangandaran yang dilakukan oleh maskapai Susi Air. Penerbangan menggunakan pesawat propeller Caravan berkapasitas 12 orang

Ketua PHRI Kabupaten Pangandaran, Agus Mulyana mengatakan, dibukanya layanan penerbangan rute Bandung-Pangandaran bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan. Pangandaran sebagai daerah tujuan wisata terbilang jauh dari kota besar seperti Bandung dan Jakarta.

“Yang menjadi masalah ke Pangandaran yakni jaraknya jauh. Dari Jakarta harus ditempuh 11 jam dan dari Bandung bisa memakan waktu 6 jam. Jarak yang jauh ini memengaruhi minat wisatawan untuk datang, apalagi belum banyak pilihan transportasi menuju Pangandaran,” katanya, Sabtu (6/1).

Ia mengatakan, pengunjung biasanya cenderung memilih destinasi wisata yang mudah untuk dijangkau seperti ke Bali, karena lebih cepat menggunakan pesawat. Dengan dibukanya layanan transportasi udara ke Pangandaran dapat meningkatkan kunjungan.

“Kami dari PHRI Pangandaran menyambut baik dibukanya layanan penerbangan ke Pangandaran karena akan menambah kunjungan,” jelasnya.

PHRI Kabupaten Pangandaran akan berupaya mendukung promosi layanan penerbangan. Diharapkan makin banyak wisatawan yang mengetahui adanya layanan penerbangan dan berangkat ke Kabupaten Pangandaran menggunakan transportasi udara.

Tiket pesawat rute Bandung-Pangandaran atau sebaliknya dijual seharga Rp730 ribu. Jadwal penerbangan dibuka pada Senin dan Jumat. (SG)

PERHIMPUNAN Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Pangandaran, menyambut baik beroperasinya layanan penerbangan Bandung-Pangandaran yang dilakukan oleh maskapai Susi Air. Penerbangan menggunakan pesawat propeller Caravan berkapasitas 12 orang

Ketua PHRI Kabupaten Pangandaran, Agus Mulyana mengatakan, dibukanya layanan penerbangan rute Bandung-Pangandaran bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan. Pangandaran sebagai daerah tujuan wisata terbilang jauh dari kota besar seperti Bandung dan Jakarta.

“Yang menjadi masalah ke Pangandaran yakni jaraknya jauh. Dari Jakarta harus ditempuh 11 jam dan dari Bandung bisa memakan waktu 6 jam. Jarak yang jauh ini memengaruhi minat wisatawan untuk datang, apalagi belum banyak pilihan transportasi menuju Pangandaran,” katanya, Sabtu (6/1).

Ia mengatakan, pengunjung biasanya cenderung memilih destinasi wisata yang mudah untuk dijangkau seperti ke Bali, karena lebih cepat menggunakan pesawat. Dengan dibukanya layanan transportasi udara ke Pangandaran dapat meningkatkan kunjungan.

“Kami dari PHRI Pangandaran menyambut baik dibukanya layanan penerbangan ke Pangandaran karena akan menambah kunjungan,” jelasnya.

PHRI Kabupaten Pangandaran akan berupaya mendukung promosi layanan penerbangan. Diharapkan makin banyak wisatawan yang mengetahui adanya layanan penerbangan dan berangkat ke Kabupaten Pangandaran menggunakan transportasi udara.

Tiket pesawat rute Bandung-Pangandaran atau sebaliknya dijual seharga Rp730 ribu. Jadwal penerbangan dibuka pada Senin dan Jumat. (SG)

 

Sumber: mediaindonesia.com