MICE  

Petani Indramayu Sambut Baik Penggunaan KTP untuk Tebus Pupuk Subsidi

Petani Indramayu Sambut Baik Penggunaan KTP untuk Tebus Pupuk Subsidi

PETANI di Kabupaten Indramayu menyambut gembira pembelian pupuk bersubsidi menggunakan kartu tanda penduduk (KTP).

“Sangat bagus. Artinya tidak membuat ribet petani. Selama ini, petani membeli pupuk menggunakan kartu tani. Penggunaan kartu tani yang sudah cukup lama membuat petani ada yang mengaku kehilangan kartunya bahkan ada pula yang lupa nomor pinnya. Dengan diperbolehkannya pembelian pupuk bersubsidi cukup menggunakan KTP maka akan mempermudah petani,” kata Sutatang, sekretaris KTNA Kabupaten Indramayu, Kamis (7/12).

Saat ditanyakan ketersediaan pupuk bersubsidi saat ini, dia mengatakan ada sisa 2.000 ton. “Sisa pupuk bersubsidi ini tersebar di semua kecamatan di Indramayu dan bisa digunakan oleh petani untuk
melakukan persemaian.”

Sejumlah petani di beberapa kecamatan, menurut Sutatang, saat ini sudah
melakukan persemaian. Mereka tersebar di Kecamatan Terisi, Haurgeulis,
Gantar dan Bongas.

Persemaian di daerah tersebut dilakukan karena air sudah masuk saluran irigasi sehingga bisa untuk segera dilakukan persemaian. Petani bisa menggunakan sisa alokasi pupuk bersubsidi.

Sementara di wilayah lain akan melakukan tanam pada Januari 2024. Untuk ketersedian pupuk bersubsidi pada Januari mendatang juga akan didistribusikan lagi. (SG)

PETANI di Kabupaten Indramayu menyambut gembira pembelian pupuk bersubsidi menggunakan kartu tanda penduduk (KTP).

“Sangat bagus. Artinya tidak membuat ribet petani. Selama ini, petani membeli pupuk menggunakan kartu tani. Penggunaan kartu tani yang sudah cukup lama membuat petani ada yang mengaku kehilangan kartunya bahkan ada pula yang lupa nomor pinnya. Dengan diperbolehkannya pembelian pupuk bersubsidi cukup menggunakan KTP maka akan mempermudah petani,” kata Sutatang, sekretaris KTNA Kabupaten Indramayu, Kamis (7/12).

Saat ditanyakan ketersediaan pupuk bersubsidi saat ini, dia mengatakan ada sisa 2.000 ton. “Sisa pupuk bersubsidi ini tersebar di semua kecamatan di Indramayu dan bisa digunakan oleh petani untuk

melakukan persemaian.”

Sejumlah petani di beberapa kecamatan, menurut Sutatang, saat ini sudah

melakukan persemaian. Mereka tersebar di Kecamatan Terisi, Haurgeulis,

Gantar dan Bongas.

Persemaian di daerah tersebut dilakukan karena air sudah masuk saluran irigasi sehingga bisa untuk segera dilakukan persemaian. Petani bisa menggunakan sisa alokasi pupuk bersubsidi.

Sementara di wilayah lain akan melakukan tanam pada Januari 2024. Untuk ketersedian pupuk bersubsidi pada Januari mendatang juga akan didistribusikan lagi. (SG)

Sumber: mediaindonesia.com