MICE  

Peta Jawa Timur: Demografi, Batas, dan Kota

Peta Jawa Timur: Demografi, Batas, dan Kota

DALAM peta keragaman Indonesia, Provinsi Jawa Timur menonjol sebagai destinasi yang kaya sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat. Data terkini dari Sensus Penduduk 2020 mengungkapkan bahwa provinsi ini menjadi rumah bagi 40.665.696 jiwa. Ini menjadikannya provinsi dengan penduduk terbanyak kedua setelah Jawa Barat.

Meskipun kepadatan penduduk di Jawa Timur relatif merata, Surabaya menjadi kota terpadat di provinsi ini. Terletak di ujung timur Pulau Jawa, Jawa Timur memberikan kontribusi penting terhadap keberagaman geografis Indonesia berbatasan dengan Samudra Hindia di selatan, Pulau Bali di timur, Laut Jawa di utara, dan Provinsi Jawa Tengah di sebelah barat.

Profil Provinsi Jawa Timur

Nama resmi: Provinsi Jawa Timur
Ibu kota: Kota Surabaya
Dasar pembentukan: Undang–Undang Nomor 18 Tahun 1950
Hari jadi: 12 Oktober 1945
Gubernur pertama: Ario Soerjo
Gubernur saat ini: Khofifah Indar Parawansa
Semboyan: Jer Basuki Mawa Béya
Pelat nomor: AG, AE, L, M, N, S, W, P
Landmark: Patung Sura dan Baya, Tugu Pahlawan, Jembatan Suramadu
Kota industri: Kawasan metropolitan Gerbangkertasusila
Infrastruktur penting: Jembatan Suramadu, Bandar Udara Internasional Juanda, Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Ketapang
Jumlah Penduduk: 40,666 juta jiwa (Sensus Penduduk 2020)
Laju pertumbuhan penduduk: 0,79%
Kepadatan penduduk: 851 jiwa per kilometer persegi
Suku: Suku Jawa, Suku Madura, Suku Osing, Suku Tengger, Suku Bawean, Suku Samin
Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 71,71 (tahun 2020)

Informasi lebih lanjut yang terdapat dalam Statistik Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2023 mengungkapkan posisi astronomis provinsi ini di koordinat antara 11100 Bujur Timur – 11404′ Bujur Timur dan 70 12′ Lintang Selatan – 8048″ Lintang Selatan. Luas wilayahnya mencapai 47.803,49 km2, terdiri dari Jawa Timur daratan dan Kepulauan Madura.

Dalam aspek administratif, Provinsi Jawa Timur terbagi menjadi 38 kabupaten/kota dengan rincian 29 kabupaten dan 9 kota. Keunikan lain ialah hanya 13 kabupaten/kota yang tidak memiliki garis pantai. Ini menunjukkan keragaman ekosistem yang ada di Jawa Timur.

Kota dan kabupaten di Jawa Timur

Nama kota di Jawa Timur.

1. Kota Batu.
2. Kota Blitar.
3. Kota Kediri.
4. Kota Madiun.
5. Kota Malang.
6. Kota Mojokerto.
7. Kota Pasuruan.
8. Kota Probolinggo.
9. Kota Surabaya.

Nama kabupaten di Jawa Timur.

1. Kabupaten Bangkalan.
2. Kabupaten Banyuwangi.
3. Kabupaten Blitar.
4. Kabupaten Bojonegoro.
5. Kabupaten Bondowoso.
6. Kabupaten Gresik.
7. Kabupaten Jember.
8. Kabupaten Jombang.
9. Kabupaten Kediri.
10. Kabupaten Lamongan.
11. Kabupaten Lumajang.
12. Kabupaten Madiun.
13. Kabupaten Magetan.
14. Kabupaten Malang.
15. Kabupaten Mojokerto.
16. Kabupaten Nganjuk.
17. Kabupaten Ngawi.
18. Kabupaten Pacitan.
19. Kabupaten Pamekasan.
20. Kabupaten Pasuruan.
21. Kabupaten Ponorogo.
22. Kabupaten Probolinggo.
23. Kabupaten Sampang.
24. Kabupaten Sidoarjo.
25. Kabupaten Situbondo.
26. Kabupaten Sumenep.
27. Kabupaten Trenggalek.
28. Kabupaten Tuban.
29. Kabupaten Tulungagung.

Destinasi wisata yang mengagumkan di Jawa Timur

1. Gunung Bromo: Nikmati pemandangan alam yang memukau dari ketinggian Gunung Bromo.
2. Kawah Ijen: Saksikan keindahan kawah aktif dan fenomena api biru yang langka.
3. Taman Nasional Baluran: Terdapat savana luas dan beragam satwa liar yang memukau.
4. Air Terjun Tumpak Sewu: Keajaiban alam dengan air terjun yang mempesona.
5. Bukit Jaddih: Lestarikan keindahan alam di Bukit Jaddih yang menawarkan panorama spektakuler.
6. Air Terjun Madakaripura: Rasakan pesona air terjun tertinggi di Jawa Timur.
7. Arosbaya Pelelangan: Pengalaman unik di pelelangan ikan tradisional Arosbaya.
8.Gili Ketapang: Pulau kecil yang menawan di utara Jawa Timur.
9. Museum Sampoerna: Lihat sejarah produksi rokok di museum ini.

Fasilitas kesehatan dan rumah sakit di Jawa Timur

1. Rumah Sakit Umum Surabaya Hajj.
2. Rumah Sakit PHC Surabaya.
3. RSUD Karsa Husada Batu.
4. RS Pelengkap Jombang.
5. Rumah Sakit Semen Gresik.
6. RSUD Sidoarjo.
7. RS Raksa Waluya.

Tempat belanja pilihan di Jawa Timur

1. Pakuwon Mall.
2. Mall Olympic Garden.
3. Lippo Plaza Jember.
4. Malang Town Square.
5. Tunjungan Plaza.
6. WTC Surabaya.

Perguruan tinggi di Jawa Timur

1. Universitas Brawijaya.
2. Universitas Airlangga.
3. Universitas Jember.
4. Universitas Negeri Malang.
5. Universitas Negeri Surabaya.
6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
7. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

Hingga September 2021, Jawa Timur menempati posisi istimewa sebagai salah satu provinsi terkaya di Indonesia. Sejumlah faktor memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Berikut beberapa aspek kunci yang memperkuat kekuatan ekonomi Jawa Timur.

Industri dan manufaktur

Jawa Timur tidak hanya menjadi pusat industri, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor manufaktur secara signifikan. Dalam sektor ini, produksi tekstil, elektronik, otomotif, makanan, dan minuman menjadi motor penggerak utama. Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik ialah pusat-pusat manufaktur yang menghasilkan beragam produk berkualitas tinggi.

Pertanian dan perikanan

Keseimbangan antara sektor industri dan sektor primer seperti pertanian dan perikanan memberikan fondasi yang kuat bagi ekonomi Jawa Timur. Provinsi ini bukan hanya produsen utama produk pertanian seperti padi, jagung, kedelai, tebu, dan kopi, tetapi juga memiliki potensi besar dalam sektor perikanan berkat garis pantai yang panjang.

Pariwisata

Jawa Timur dikenal karena destinasi pariwisata uniknya, menarik wisatawan dari seluruh dunia. Keberadaan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Taman Nasional Baluran, serta pantai-pantai yang memukau memberikan dampak positif pada sektor pariwisata, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan daerah.

Infrastruktur transportasi

Infrastruktur transportasi yang canggih dan terintegrasi mencakup pelabuhan laut modern dan bandara internasional. Sistem transportasi yang efisien tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memudahkan distribusi barang dan meningkatkan daya saing daerah dalam perdagangan internasional.

Pendidikan tinggi

Jawa Timur memiliki sejumlah perguruan tinggi dan lembaga pendidikan tinggi terkemuka. Investasi dalam pendidikan tinggi mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi, menciptakan tenaga kerja yang terampil dan inovatif.

Kemiskinan ekstrem

Angka kemiskinan ekstrem di Provinsi Jawa Timur mengalami penurunan yang sangat mencolok dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2020, tingkat kemiskinan ekstrem mencapai 4,4% lalu berhasil turun menjadi 2,23% pada 2021 dan melanjutkan penurunan menjadi 1,56% pada 2022.

Ketimpangan sosial yang terukur dari gini ratio, sebagai alat ukur tingkat kesenjangan distribusi pendapatan di antara penduduk, juga menunjukkan tren penurunan yang positif.

Desa mandiri

Melalui pembaruan Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2023, Jawa Timur dinobatkan sebagai provinsi dengan jumlah desa mandiri terbanyak se-Indonesia. Data tersebut menunjukkan ada 2.800 desa mandiri, 3.674 desa maju, dan 1.247 desa dengan status berkembang di wilayah ini.

Tantangan signifikan

Meskipun demikian, Jawa Timur dan Indonesia secara keseluruhan masih dihadapkan pada sejumlah tantangan yang signifikan. Krisis kebutuhan energi yang sehat, upaya mencapai kedaulatan pangan, kebutuhan pendanaan yang besar selama masa transisi, tantangan digital, serta dorongan masif dalam riset dan teknologi menjadi beberapa di antaranya.

Motto Jawa Timur, Jer Basuki Mawa Beya, mencerminkan filosofi bahwa setiap pencapaian, kebahagiaan, dan kesuksesan hidup bersumber dari pengorbanan, kerja keras, dan upaya yang gigih dan berkelanjutan.

Warisan budaya

Jawa Timur bukan hanya tentang angka dan statistik, tetapi juga tentang warisan budaya. Kaya akan tradisi dan seni, provinsi ini menjadi pusat kegiatan budaya yang menarik, memperkaya lanskap budaya Indonesia secara keseluruhan.

Dengan segala keunikan dan keberagaman ini, Jawa Timur terus menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan dan peneliti yang ingin menjelajahi pesona alam, sejarah, dan budaya Indonesia. (Z-2)

DALAM peta keragaman Indonesia, Provinsi Jawa Timur menonjol sebagai destinasi yang kaya sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat. Data terkini dari Sensus Penduduk 2020 mengungkapkan bahwa provinsi ini menjadi rumah bagi 40.665.696 jiwa. Ini menjadikannya provinsi dengan penduduk terbanyak kedua setelah Jawa Barat.

Meskipun kepadatan penduduk di Jawa Timur relatif merata, Surabaya menjadi kota terpadat di provinsi ini. Terletak di ujung timur Pulau Jawa, Jawa Timur memberikan kontribusi penting terhadap keberagaman geografis Indonesia berbatasan dengan Samudra Hindia di selatan, Pulau Bali di timur, Laut Jawa di utara, dan Provinsi Jawa Tengah di sebelah barat.

Profil Provinsi Jawa Timur 

Nama resmi: Provinsi Jawa Timur 

Ibu kota: Kota Surabaya 

Dasar pembentukan: Undang–Undang Nomor 18 Tahun 1950 

Hari jadi: 12 Oktober 1945 

Gubernur pertama: Ario Soerjo 

Gubernur saat ini: Khofifah Indar Parawansa 

Semboyan: Jer Basuki Mawa Béya 

Pelat nomor: AG, AE, L, M, N, S, W, P 

Landmark: Patung Sura dan Baya, Tugu Pahlawan, Jembatan Suramadu

Kota industri: Kawasan metropolitan Gerbangkertasusila 

Infrastruktur penting: Jembatan Suramadu, Bandar Udara Internasional Juanda, Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Ketapang

Jumlah Penduduk: 40,666 juta jiwa (Sensus Penduduk 2020) 

Laju pertumbuhan penduduk: 0,79%

Kepadatan penduduk: 851 jiwa per kilometer persegi 

Suku: Suku Jawa, Suku Madura, Suku Osing, Suku Tengger, Suku Bawean, Suku Samin 

Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 71,71 (tahun 2020)

Informasi lebih lanjut yang terdapat dalam Statistik Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2023 mengungkapkan posisi astronomis provinsi ini di koordinat antara 11100 Bujur Timur – 11404′ Bujur Timur dan 70 12′ Lintang Selatan – 8048″ Lintang Selatan. Luas wilayahnya mencapai 47.803,49 km2, terdiri dari Jawa Timur daratan dan Kepulauan Madura.

Dalam aspek administratif, Provinsi Jawa Timur terbagi menjadi 38 kabupaten/kota dengan rincian 29 kabupaten dan 9 kota. Keunikan lain ialah hanya 13 kabupaten/kota yang tidak memiliki garis pantai. Ini menunjukkan keragaman ekosistem yang ada di Jawa Timur.

Kota dan kabupaten di Jawa Timur

Nama kota di Jawa Timur.

1. Kota Batu.

2. Kota Blitar.

3. Kota Kediri.

4. Kota Madiun.

5. Kota Malang.

6. Kota Mojokerto.

7. Kota Pasuruan.

8. Kota Probolinggo.

9. Kota Surabaya.

Nama kabupaten di Jawa Timur.

1. Kabupaten Bangkalan.

2. Kabupaten Banyuwangi.

3. Kabupaten Blitar.

4. Kabupaten Bojonegoro.

5. Kabupaten Bondowoso.

6. Kabupaten Gresik.

7. Kabupaten Jember.

8. Kabupaten Jombang.

9. Kabupaten Kediri.

10. Kabupaten Lamongan.

11. Kabupaten Lumajang.

12. Kabupaten Madiun.

13. Kabupaten Magetan.

14. Kabupaten Malang.

15. Kabupaten Mojokerto.

16. Kabupaten Nganjuk.

17. Kabupaten Ngawi.

18. Kabupaten Pacitan.

19. Kabupaten Pamekasan.

20. Kabupaten Pasuruan.

21. Kabupaten Ponorogo.

22. Kabupaten Probolinggo.

23. Kabupaten Sampang.

24. Kabupaten Sidoarjo.

25. Kabupaten Situbondo.

26. Kabupaten Sumenep.

27. Kabupaten Trenggalek.

28. Kabupaten Tuban.

29. Kabupaten Tulungagung.

Destinasi wisata yang mengagumkan di Jawa Timur

1. Gunung Bromo: Nikmati pemandangan alam yang memukau dari ketinggian Gunung Bromo.

2. Kawah Ijen: Saksikan keindahan kawah aktif dan fenomena api biru yang langka.

3. Taman Nasional Baluran: Terdapat savana luas dan beragam satwa liar yang memukau.

4. Air Terjun Tumpak Sewu: Keajaiban alam dengan air terjun yang mempesona.

5. Bukit Jaddih: Lestarikan keindahan alam di Bukit Jaddih yang menawarkan panorama spektakuler.

6. Air Terjun Madakaripura: Rasakan pesona air terjun tertinggi di Jawa Timur.

7. Arosbaya Pelelangan: Pengalaman unik di pelelangan ikan tradisional Arosbaya.

8.Gili Ketapang: Pulau kecil yang menawan di utara Jawa Timur.

9. Museum Sampoerna: Lihat sejarah produksi rokok di museum ini.

Fasilitas kesehatan dan rumah sakit di Jawa Timur

1. Rumah Sakit Umum Surabaya Hajj.

2. Rumah Sakit PHC Surabaya.

3. RSUD Karsa Husada Batu.

4. RS Pelengkap Jombang.

5. Rumah Sakit Semen Gresik.

6. RSUD Sidoarjo.

7. RS Raksa Waluya.

Tempat belanja pilihan di Jawa Timur

1. Pakuwon Mall.

2. Mall Olympic Garden.

3. Lippo Plaza Jember.

4. Malang Town Square.

5. Tunjungan Plaza.

6. WTC Surabaya.

Perguruan tinggi di Jawa Timur

1. Universitas Brawijaya.

2. Universitas Airlangga.

3. Universitas Jember.

4. Universitas Negeri Malang.

5. Universitas Negeri Surabaya.

6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

7. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

Hingga September 2021, Jawa Timur menempati posisi istimewa sebagai salah satu provinsi terkaya di Indonesia. Sejumlah faktor memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Berikut beberapa aspek kunci yang memperkuat kekuatan ekonomi Jawa Timur.

Industri dan manufaktur

Jawa Timur tidak hanya menjadi pusat industri, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor manufaktur secara signifikan. Dalam sektor ini, produksi tekstil, elektronik, otomotif, makanan, dan minuman menjadi motor penggerak utama. Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik ialah pusat-pusat manufaktur yang menghasilkan beragam produk berkualitas tinggi.

Pertanian dan perikanan

Keseimbangan antara sektor industri dan sektor primer seperti pertanian dan perikanan memberikan fondasi yang kuat bagi ekonomi Jawa Timur. Provinsi ini bukan hanya produsen utama produk pertanian seperti padi, jagung, kedelai, tebu, dan kopi, tetapi juga memiliki potensi besar dalam sektor perikanan berkat garis pantai yang panjang.

Pariwisata

Jawa Timur dikenal karena destinasi pariwisata uniknya, menarik wisatawan dari seluruh dunia. Keberadaan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Taman Nasional Baluran, serta pantai-pantai yang memukau memberikan dampak positif pada sektor pariwisata, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan daerah.

Infrastruktur transportasi

Infrastruktur transportasi yang canggih dan terintegrasi mencakup pelabuhan laut modern dan bandara internasional. Sistem transportasi yang efisien tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memudahkan distribusi barang dan meningkatkan daya saing daerah dalam perdagangan internasional.

Pendidikan tinggi

Jawa Timur memiliki sejumlah perguruan tinggi dan lembaga pendidikan tinggi terkemuka. Investasi dalam pendidikan tinggi mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi, menciptakan tenaga kerja yang terampil dan inovatif.

Kemiskinan ekstrem

Angka kemiskinan ekstrem di Provinsi Jawa Timur mengalami penurunan yang sangat mencolok dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2020, tingkat kemiskinan ekstrem mencapai 4,4% lalu berhasil turun menjadi 2,23% pada 2021 dan melanjutkan penurunan menjadi 1,56% pada 2022. 

Ketimpangan sosial yang terukur dari gini ratio, sebagai alat ukur tingkat kesenjangan distribusi pendapatan di antara penduduk, juga menunjukkan tren penurunan yang positif.

Desa mandiri

Melalui pembaruan Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2023, Jawa Timur dinobatkan sebagai provinsi dengan jumlah desa mandiri terbanyak se-Indonesia. Data tersebut menunjukkan ada 2.800 desa mandiri, 3.674 desa maju, dan 1.247 desa dengan status berkembang di wilayah ini.

Tantangan signifikan

Meskipun demikian, Jawa Timur dan Indonesia secara keseluruhan masih dihadapkan pada sejumlah tantangan yang signifikan. Krisis kebutuhan energi yang sehat, upaya mencapai kedaulatan pangan, kebutuhan pendanaan yang besar selama masa transisi, tantangan digital, serta dorongan masif dalam riset dan teknologi menjadi beberapa di antaranya. 

Motto Jawa Timur, Jer Basuki Mawa Beya, mencerminkan filosofi bahwa setiap pencapaian, kebahagiaan, dan kesuksesan hidup bersumber dari pengorbanan, kerja keras, dan upaya yang gigih dan berkelanjutan.

Warisan budaya

Jawa Timur bukan hanya tentang angka dan statistik, tetapi juga tentang warisan budaya. Kaya akan tradisi dan seni, provinsi ini menjadi pusat kegiatan budaya yang menarik, memperkaya lanskap budaya Indonesia secara keseluruhan. 

Dengan segala keunikan dan keberagaman ini, Jawa Timur terus menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan dan peneliti yang ingin menjelajahi pesona alam, sejarah, dan budaya Indonesia. (Z-2)

Sumber: mediaindonesia.com