MICE  

Pesona Gaun Perak Christina Aguilera yang Dirancang Yogie Pratama

Pesona Gaun Perak Christina Aguilera yang Dirancang Yogie Pratama

SEJUMLAH desainer lokal saat ini berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah global dengan merancang busana para selebritas top dunia.

Salah satu desainer tersebut adalah Yogie Pratama. Ia mendapatkan kesempatan berharga untuk merancang busana show diva pop asal Amerika Serikat, Christina Aguilera.

Saat manggung di acara Voltaire- The Venetian Resort Las Vegas pada 31 Desember 2023, tepat pada malam pergantian tahun, Christina tampak mengenakan gaun bernuansa perak dengan siluet H-Line ketika membawakan lagu Guy What Takes His Time dari film Burlesque.

Mini dress dengan aksen custom-made crystal chain dipakai Christina bersamaan dengan kacamata hitam oversized, sarung tangan kulit berwarna hitam, juga high knee boots, membuat tampilannya semakin menawan.

Yogie pun memperlihatkan momen-momen video Christina tampil mengenakan busana rancangannya.

“Christina Aguilera @xtina terlihat luar biasa mengenakan custom-made crystal chain dress by @mryogiepratama,” tulis Yogie dalam keterangan video, di akun Instagram @mryogiepratama, Senin (1/1).

Melalui akun Instagramnya yang lain, @iamyogiepratama, Yogie juga menceritakan buah dari hasil kerja kerasnya selama menggeluti dunia fesyen.

“Mimpi menjadi kenyataan. Ketika saya masih remaja, membuat sketsa adalah cara saya bertahan dan menghadapi krisis,” tulis Yogie di akun Instagramnya, Senin (1/1).

Lebih lanjut, Yogie mengatakan dua lagu Christina yakni Beautiful dan Fighter adalah soundtrack yang bisa mewakili kerja kerasnya di industri fesyen selama ini.

“Semua kerja keras dan air mata itu akan membuahkan hasil dan mengantarkanku pada momen ini,” tuturnya.

Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan berbagai pihak yang mendukungnya.

“Terima kasih semuanya atas dukungan kalian yang tiada habisnya, kepada ibuku, sahabatku sejak sekolah dasar, timku. Terima kasih khusus kepada satu-satunya, guru utama saya yang terus mempercayai saya untuk mengejar impian saya. Dan TERIMA KASIH CHRISTINA. Dan selamat Tahun Baru!!!,” ujarnya.


Kesempatan

Lewat akun resmi Ikatan Perancang Mode Indonesia, @ipmi.idn pada Senin (1/1), diunggah cerita di balik Yogie mendapatkan kesempatan merancang busana diva tersebut.

Kesempatan tersebut bermula saat fashion stylist Christina, Chris Horan dan Sanam Celine menghubungi Yogie pada September 2023.

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa mereka berniat membeli satu gaun dari show Yogie yang terakhir. Hal tersebut tentu disambut baik oleh Yogie sehingga setelah berdiskusi, diputuskan gaun tersebut dibuat mirip seperti koleksi Minuit dari show-nya pada Juni 2023, tetapi terdapat sedikit perubahan.

“Ada sedikit penyesuaian karena Christina tidak mau pakai kalung, rambutnya mau digerai, jadi ada penyesuaian di bagian leher,” tutur Yogie.

Lebih lanjut, Yogie mengatakan bahwa dirinya awalnya juga ingin menambahkan cape di gaun itu, tetapi akhirnya tidak jadi.

“Ada mau penambahan berupa fringe, tapi akhirnya as it is saja, seperti di runway,” tutur Yogie.

Setelah semuanya selesai dan rampung, gaun tersebut pun kemudian dikirim ke AS untuk proses fitting.

Tim Christina menuturkan tidak ada revisi usai proses fitting. Namun, seminggu sebelum show, tim Christina sempat meminta izin untuk memendekkan gaun itu menjadi mini dress agar memudahkan Christina menari di atas panggung. (M-2)


SEJUMLAH desainer lokal saat ini berhasil  mengharumkan nama Indonesia di kancah global dengan merancang busana para selebritas top dunia. 

Salah satu desainer tersebut adalah Yogie Pratama.  Ia mendapatkan kesempatan berharga untuk merancang busana show diva pop asal Amerika Serikat, Christina Aguilera. 

Saat manggung di acara Voltaire- The Venetian Resort Las Vegas pada 31 Desember 2023, tepat pada malam pergantian tahun, Christina tampak mengenakan gaun bernuansa perak dengan siluet H-Line ketika membawakan lagu Guy What Takes His Time dari film Burlesque.

Mini dress dengan aksen custom-made crystal chain dipakai Christina bersamaan dengan kacamata hitam oversized, sarung tangan kulit berwarna hitam, juga high knee boots, membuat tampilannya semakin menawan.

Yogie pun memperlihatkan momen-momen video Christina tampil mengenakan busana rancangannya.

“Christina Aguilera @xtina terlihat luar biasa mengenakan custommade crystal chain dress by @mryogiepratama,” tulis Yogie dalam keterangan video, di akun Instagram @mryogiepratama, Senin (1/1).

Melalui akun Instagramnya yang lain, @iamyogiepratama, Yogie juga menceritakan buah dari hasil kerja kerasnya selama menggeluti dunia fesyen.

“Mimpi menjadi kenyataan. Ketika saya masih remaja, membuat sketsa adalah cara saya bertahan dan menghadapi krisis,” tulis Yogie di akun Instagramnya, Senin (1/1).

Lebih lanjut, Yogie mengatakan dua lagu Christina yakni Beautiful dan Fighter adalah soundtrack yang bisa mewakili kerja kerasnya di industri fesyen selama ini.

“Semua kerja keras dan air mata itu akan membuahkan hasil dan mengantarkanku pada momen ini,” tuturnya.

Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan berbagai pihak yang mendukungnya. 

“Terima kasih semuanya atas dukungan kalian yang tiada habisnya, kepada ibuku, sahabatku sejak sekolah dasar, timku.  Terima kasih khusus kepada satu-satunya, guru utama saya yang terus mempercayai saya untuk mengejar impian saya.  Dan TERIMA KASIH CHRISTINA.  Dan selamat Tahun Baru!!!,” ujarnya. 


Kesempatan

Lewat akun resmi Ikatan Perancang Mode Indonesia, @ipmi.idn pada Senin (1/1), diunggah cerita di balik Yogie mendapatkan kesempatan merancang busana diva tersebut. 

Kesempatan tersebut bermula saat fashion stylist Christina, Chris Horan dan Sanam Celine menghubungi Yogie pada September 2023. 

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa mereka berniat membeli satu gaun dari show Yogie yang terakhir. Hal tersebut tentu disambut baik oleh Yogie sehingga setelah berdiskusi, diputuskan gaun tersebut dibuat mirip seperti koleksi Minuit dari show-nya pada Juni 2023, tetapi terdapat sedikit perubahan.

“Ada sedikit penyesuaian karena Christina tidak mau pakai kalung, rambutnya mau digerai, jadi ada penyesuaian di bagian leher,” tutur Yogie.

Lebih lanjut, Yogie mengatakan bahwa dirinya awalnya juga ingin menambahkan cape di gaun itu, tetapi akhirnya tidak jadi. 

“Ada mau penambahan berupa fringe, tapi akhirnya as it is saja, seperti di runway,” tutur Yogie.

Setelah semuanya selesai dan rampung, gaun tersebut pun kemudian dikirim ke AS untuk proses fitting

Tim Christina menuturkan tidak ada revisi usai proses fitting. Namun, seminggu sebelum show, tim Christina sempat meminta izin untuk memendekkan gaun itu menjadi mini dress agar memudahkan Christina menari di atas panggung. (M-2) 


 

Sumber: mediaindonesia.com