MICE  

Penetrasi Pasar Negeri Sakura, Tays Bakers Gandeng Mixio Holding

Penetrasi Pasar Negeri Sakura, Tays Bakers Gandeng Mixio Holding

PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (IDX: TAYS), produsen makanan ringan sehat asal Indonesia yang telah menjadi perusahaan terbuka dan menembus pasar internasional, akan melakukan penetrasi pasar Jepang pada 2024. Untuk mendukung langkah tersebut, Tays Baker menggandeng perusahaan snack ternama asal Negeri Sakura itu, Mixio Holding Incorporated.

“Di 2023 ini, Perseoran bekerja sama dan menjadikan Mixio Holding Inc. sebagai mitra strategis untuk memperlus jangkauan ke pasar Jepang. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan perseroan mulai tahun 2024 untuk ekspor ke Jepang,” papar CEO Tays Baker, Alexander Anwar dalam public expose, Selasa (11/12).

Untuk mendukung langkah tersebut, Tays Baker akan melakukan aksi korporasi berupa penerbitan surat utang medium terms notes (MTN) senilai US$2 juta dengan tenor 3 tahun dan bunga 4% per tahun. Mixio akan menjadi subscriber dari MTN yang dikeluarkan oleh Tays Bakers.

“Dengan adanya pendanaan dari surat utang MTN ini yang penggunaan dananya 100% untuk modal kerja kami kami yakin perseoran dapat meningkatkan omzet di 2023,” lanjut Alexander.

Hingga kuartal-III 2023, perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp196,3 miliar. Performa di kuartal ini terpengaruh kondisi pasar yang agak soft. Untuk itu, perusahaan telah melakukan restrukturisasi dan perapihan jaringan distribusi dengan beralih ke distributor yang lebih besar, supaya dapat menjangkau wilayah yang lebih luas, termasuk mendorong ekspor ke lebih banyak negara yang dulu belum menjadi target.

Per Kuartal-III 2023, komposisi ekspor TAYS adalah sebesar 33% dari total penjualan. Nilai absolut ekspor mengalami peningkatan sebesar 12% dari periode yang sama tahun lalu.

Alex optimistis bahwa snack atau makanan inovatif akan menjadi global viper dan masa depan perseroan. “Kami akan tetap fokus pada produk makanan ringan dan sehat,” ujarnya.

Alex mengatakan sepanjang 2023 perusahaan telah meluncurkan tiga produk baru yakni Tricks rasa Cheese Ramyeon, Doomoe Deopin Chocolate dan Krakenz rasa Nachos Cheese.

“Meskipun tahun 2023 ini menjadi tahun yang cukup menantang, kami masih sangat optimis bahwa seiring dengan membaiknya perekonomian nasional, kinerja kami pun akan akan membaik di 2024. Di Kuartal-IV ini, kami banyak melakukan persiapan investasi dan modal kerja untuk produk-produk baru, yang akan mendorong kinerja perusahaan di tahun 2024 mendatang,” ujarnya. (E-3)

PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (IDX: TAYS), produsen makanan ringan sehat asal Indonesia yang telah menjadi perusahaan terbuka dan menembus pasar internasional, akan melakukan penetrasi pasar Jepang pada 2024. Untuk mendukung langkah tersebut, Tays Baker menggandeng perusahaan snack ternama asal Negeri Sakura itu, Mixio Holding Incorporated.

“Di 2023 ini, Perseoran bekerja sama dan menjadikan Mixio Holding Inc. sebagai mitra strategis untuk memperlus jangkauan ke pasar Jepang. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan perseroan mulai tahun 2024 untuk ekspor ke Jepang,” papar CEO Tays Baker, Alexander Anwar dalam public expose, Selasa (11/12).

Untuk mendukung langkah tersebut, Tays Baker akan melakukan aksi korporasi berupa penerbitan surat utang medium terms notes (MTN) senilai US$2 juta dengan tenor 3 tahun dan bunga 4% per tahun. Mixio akan menjadi subscriber dari MTN yang dikeluarkan oleh Tays Bakers.

“Dengan adanya pendanaan dari surat utang MTN ini yang penggunaan dananya 100% untuk modal kerja kami kami yakin perseoran dapat meningkatkan omzet di 2023,” lanjut Alexander.

Hingga kuartal-III 2023, perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp196,3 miliar. Performa di kuartal ini terpengaruh kondisi pasar yang agak soft. Untuk itu, perusahaan telah melakukan restrukturisasi dan perapihan jaringan distribusi dengan beralih ke distributor yang lebih besar, supaya dapat menjangkau wilayah yang lebih luas, termasuk mendorong ekspor ke lebih banyak negara yang dulu belum menjadi target.

Per Kuartal-III 2023, komposisi ekspor TAYS adalah sebesar 33% dari total penjualan. Nilai absolut ekspor mengalami peningkatan sebesar 12% dari periode yang sama tahun lalu.

Alex optimistis bahwa snack atau makanan inovatif akan menjadi global viper dan masa depan perseroan. “Kami akan tetap fokus pada produk makanan ringan dan sehat,” ujarnya.

Alex mengatakan sepanjang 2023 perusahaan telah meluncurkan tiga produk baru yakni Tricks rasa Cheese Ramyeon, Doomoe Deopin Chocolate dan Krakenz rasa Nachos Cheese.

“Meskipun tahun 2023 ini menjadi tahun yang cukup menantang, kami masih sangat optimis bahwa seiring dengan membaiknya perekonomian nasional, kinerja kami pun akan akan membaik di 2024. Di Kuartal-IV ini, kami banyak melakukan persiapan investasi dan modal kerja untuk produk-produk baru, yang akan mendorong kinerja perusahaan di tahun 2024 mendatang,” ujarnya. (E-3)

 

Sumber: mediaindonesia.com