MICE  

Masa Jabatan Penjabat Wali Kota Tasikmalaya Diperpanjang

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menyerahkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Perpanjangan Masa Jabatan Penjabat Wali Kota Tasikmalaya. Surat Keputusan diserahkan langsung Bey kepada Pj Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (14/11).

Dengan keputusan tersebut, Cheka Virgowansyah kembali ditetapkan sebagai Penjabat Wali Kota Tasikmalaya untuk satu tahun ke depan hingga 14 November 2024.

“Selain Pak Cheka, masih ada enam kepala daerah kabupaten/kota lainnya yang akan segera habis masa jabatannya,” ungkap Bey.

Adapun enam kepala daerah tersebut yakni Penjabat Wali Kota Banjar, Bupati Kuningan, Wali Kota Cirebon, Bupati Subang, Bupati Majalengka, dan Bupati Bogor.

Menurut Bey, pihaknya juga sudah menyerahkan nama-nama calon penjabat ke Menteri Dalam Negeri. “Penjabat bupati dan wali kota memang kami yang mengusulkan, juga dari DPRD kabupaten atau kota dan Kemendagri. Jadi ada tiga pengusulan,” tutur Bey.

“Terdapat enam kabupaten dan kota yang sudah kami usulkan,” tandasnya. (SG/Sugeng Sumariyadi)

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menyerahkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Perpanjangan Masa Jabatan Penjabat Wali Kota Tasikmalaya. Surat Keputusan diserahkan langsung Bey kepada Pj Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (14/11).

Dengan keputusan tersebut, Cheka Virgowansyah kembali ditetapkan sebagai Penjabat Wali Kota Tasikmalaya untuk satu tahun ke depan hingga 14 November 2024.

“Selain Pak Cheka, masih ada enam kepala daerah kabupaten/kota lainnya yang akan segera habis masa jabatannya,” ungkap Bey.

Adapun enam kepala daerah tersebut yakni Penjabat Wali Kota Banjar, Bupati Kuningan, Wali Kota Cirebon, Bupati Subang, Bupati Majalengka, dan Bupati Bogor.

Menurut Bey, pihaknya juga sudah menyerahkan nama-nama calon penjabat ke Menteri Dalam Negeri. “Penjabat bupati dan wali kota memang kami yang mengusulkan, juga dari DPRD kabupaten atau kota dan Kemendagri. Jadi ada tiga pengusulan,” tutur Bey.

“Terdapat enam kabupaten dan kota yang sudah kami usulkan,” tandasnya. (SG/Sugeng Sumariyadi)

Sumber: mediaindonesia.com