MICE  

Majalengka Terus Kembangkan Wisata Alam

Majalengka Terus Kembangkan Wisata Alam

PEMERINTAH Kabupaten Majalengka mengembangkan kawasan wisata alam di empat kecamatan. Terminal wisata terpadu sebagai penghubungnya.

Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana menjelaskan Kabupaten
Majalengka memiliki potensi wisata yang sangat besar, khususnya wisata
alam. Lokasinya tersebar di Kecamatan Sindang, Sindangwangi, Argapura dan Rajagaluh, atau yang diberi nama kawasan wisata Sindangwangi (Kawitwangi).

“Terminal itu akan menyediakan angkutan atau shuttle khusus yang
melayani perjalanan antar destinasi wisata di empat kecamatan tersebut,” tuturnya.

Dia menjelaskan kelemahan untuk menuju kawasan wisata alam di
Kabupaten Majalengka yaitu jalan yang kurang lebar. Disiapkannya
angkutan untuk wisatawan ini sebagai solusinya.

“Nanti kita jualan paket. Nanntinya travel agent dan pengelola destinasi wisata akan berkolaborasi untuk membuat paket-paket wisata yang ada di empat kecamatan tersebut,” tambah Tarsono.

Konsep ini, lanjut dia, muncul dari hasil focuss group discussion
(FGD) antara Pemkab Majalengka dan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) yang
difasilitasi oleh Bapedalitbang. Konsep ini pun sudah termasuk dalam
rencana jangka panjang pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten
Majalengka

Kekurangan lainnya wisata di Kabupaten Majalengka yaitu kurangnya
atraksi. “Wisata alamnya sudah bagus, jadi tinggal dikolaborasi dengan
atraksinya. Misalkan paling tidak satu minggu sekali ada atraksi, supaya pengunjung ini tidak jenuh melihat alam saja,” tutur Tarsono.

Selain itu, Kabupaten Majalengka juga akan lebih giat lagi mengenalkan
oleh-oleh dan kuliner khas mereka. Dengan konsep penguatan dan peningkatan ini, Tarsono berharap kualitas pariwisata di Majalengka dapat meningkat. (SG)

PEMERINTAH Kabupaten Majalengka mengembangkan kawasan wisata alam di empat kecamatan. Terminal wisata terpadu sebagai penghubungnya.

Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana menjelaskan Kabupaten

Majalengka memiliki potensi wisata yang sangat besar, khususnya wisata

alam. Lokasinya tersebar di Kecamatan Sindang, Sindangwangi, Argapura dan Rajagaluh, atau yang diberi nama kawasan wisata Sindangwangi (Kawitwangi).

“Terminal itu akan menyediakan angkutan atau shuttle khusus yang

melayani perjalanan antar destinasi wisata di empat kecamatan tersebut,” tuturnya.

Dia menjelaskan kelemahan untuk menuju kawasan wisata alam di

Kabupaten Majalengka yaitu jalan yang kurang lebar. Disiapkannya

angkutan untuk wisatawan ini sebagai solusinya.

“Nanti kita jualan paket. Nanntinya travel agent dan pengelola destinasi wisata akan berkolaborasi untuk membuat paket-paket wisata yang ada di empat kecamatan tersebut,” tambah Tarsono.

Konsep ini, lanjut dia, muncul dari hasil focuss group discussion

(FGD) antara Pemkab Majalengka dan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) yang

difasilitasi oleh Bapedalitbang. Konsep ini pun sudah termasuk dalam

rencana jangka panjang pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten

Majalengka

Kekurangan lainnya wisata di Kabupaten Majalengka yaitu  kurangnya

atraksi. “Wisata alamnya sudah bagus, jadi tinggal dikolaborasi dengan

atraksinya. Misalkan paling tidak satu minggu sekali ada atraksi, supaya pengunjung ini tidak jenuh melihat alam saja,” tutur Tarsono.

Selain itu, Kabupaten Majalengka juga akan lebih giat lagi mengenalkan

oleh-oleh dan kuliner khas mereka. Dengan konsep penguatan dan peningkatan ini, Tarsono berharap kualitas pariwisata di Majalengka dapat meningkat. (SG)

Sumber: mediaindonesia.com