MICE  

Libur Akhir Tahun, Kunjungan Wisatawan ke Situs Megalitikum Gunung Padang Normal

Libur Akhir Tahun, Kunjungan Wisatawan ke Situs Megalitikum Gunung Padang Normal

KUNJUNGAN wisatawan ke situs megalitikum Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, normal selama
libur akhir tahun. Pengunjung didominasi wisatawan lokal.

Polisi Khusus Badan Pengelola Cagar Budaya (BPCB) Banten, Nanang Sukmana, mengatakan bersamaan momen pergantian tahun belum terlihat lonjakan wisatawan yang signifikan. Ada berbagai faktor yang memengaruhi tingkat kunjungan, salah satunya dimungkinkan kondisi cuaca.

“Untuk pengunjung, sampai hari ini per 1 Januari 2024 di awal pergantian tahun, kondisinya biasa saja. Relatif cukup normal. Belum ada lonjakan yang signifikan,” katanya, Senin (1/1).

Di antara wisatawan yang berkunjung, tambah dia, merupakan pengunjung dari luar negeri atau wisatawan mancanegara. Hanya jumlahnya relatif sedikit.

“Pengunjung didominasi wisatawan lokal. Per hari ini ada tiga orang
wisatawan asing dari Rusia dan Jerman,” ungkapnya.

Secara akumulasi, lanjut Nanang, tingkat kunjungan wisatawan ke situs
megalitikum Gunung Padang sekitar 3.000 orang per bulan. Dirata-ratakan
jumlahnya sekitar 100 orang per hari. “Normal sih kalau untuk tingkat
kunjungan,” jelas Nanang.

Situs megalitikum Gunung Padang tak sekadar menawarkan keindahan alam
kawasan sekitar. Lebih dari itu di kawasan tersebut digadang-gadang
memiliki sejarah peradaban manusia.

“Makanya, wisatawan yang datang tak hanya berwisata, tapi juga ada yang
melakukan riset atau bahan untuk pembuatan jurnal dan sebagainya,”
pungkasnya. (SG)

KUNJUNGAN wisatawan ke situs megalitikum Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, normal selama

libur akhir tahun. Pengunjung didominasi wisatawan lokal.

Polisi Khusus Badan Pengelola Cagar Budaya (BPCB) Banten, Nanang Sukmana, mengatakan bersamaan momen pergantian tahun belum terlihat lonjakan wisatawan yang signifikan. Ada berbagai faktor yang memengaruhi tingkat kunjungan, salah satunya dimungkinkan kondisi cuaca.

“Untuk pengunjung, sampai hari ini per 1 Januari 2024 di awal pergantian tahun, kondisinya biasa saja. Relatif cukup normal. Belum ada lonjakan yang signifikan,” katanya, Senin (1/1).

Di antara wisatawan yang berkunjung, tambah dia, merupakan pengunjung dari luar negeri atau wisatawan mancanegara. Hanya jumlahnya relatif sedikit.

“Pengunjung didominasi wisatawan lokal. Per hari ini ada tiga orang

wisatawan asing dari Rusia dan Jerman,” ungkapnya.

Secara akumulasi, lanjut Nanang, tingkat kunjungan wisatawan ke situs

megalitikum Gunung Padang sekitar 3.000 orang per bulan. Dirata-ratakan

jumlahnya sekitar 100 orang per hari. “Normal sih kalau untuk tingkat

kunjungan,” jelas Nanang.

Situs megalitikum Gunung Padang tak sekadar menawarkan keindahan alam

kawasan sekitar. Lebih dari itu di kawasan tersebut digadang-gadang

memiliki sejarah peradaban manusia.

“Makanya, wisatawan yang datang tak hanya berwisata, tapi juga ada yang

melakukan riset atau bahan untuk pembuatan jurnal dan sebagainya,”

pungkasnya. (SG)

Sumber: mediaindonesia.com