MICE  

Kommunitas Catat Kinerja Positif Sepanjang 2023

Kommunitas Catat Kinerja Positif Sepanjang 2023

Di era digital yang terus berkembang, industri kripto, terutama di Indonesia, tumbuh pesat. Seiring dengan hal itu, token Kommunitas (KOM) pada tahun 2023 lalu telah mencatat kinerja dan prestasi yang mengesankan.

Bersama dengan 500 token kripto lainnya, Kommunitas telah resmi terdaftar dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 4 yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). SK yang diterbitkan tahun 2023 ini menetapkan daftar aset kripto yang diperdagangkan di pasar fisik aset kripto.

Keberadaan SK ini menunjukkan peningkatan pengakuan dan regulasi dalam industri kripto, menciptakan landasan yang lebih jelas bagi pertumbuhan dan keberlanjutan ekosistem mata uang digital di Indonesia.

Kommunitas.net adalah ekosistem urun dana terdesentralisasi untuk proyek web3.0/kripto, menyatukan investor retail dan proyek yang mencari pendanaan. Dengan platform ini, proyek dapat menggalang dana secara terbuka, sementara investor memiliki kesempatan untuk memperoleh aset kripto dengan harga penawaran perdana sebelum terdaftar di bursa, seperti konsep IPO pada saham.

Setelah membangun dasar yang kuat pada tahun 2021, Kommunitas mengalami lonjakan dalam key metrics, kemitraan, dan pengaruh di dunia kripto keseluruhan. Pada 2023 atau dalam waktu setahun, jumlah pemegang token $KOM Kommunitas telah melonjak menjadi 37.614 wallet, naik dari 29.857 pada tahun sebelumnya.

Kommunitas juga berhasil mengumpulkan total 12.198.924 USDT pada tahun 2023, mengalami kenaikan dari 6.970.000 USDT pada tahun 2022. Jumlah peserta unik juga meningkat, mencapai 8.351 wallet pengguna pada tahun 2023 dibandingkan dengan 6.840 pada tahun sebelumnya.

“Sembari melangkah menuju 2024, Kommunitas siap untuk mencapai berbagai kesuksesan lain di waktu mendatang. Tujuan Kommunitas untuk tahun 2024 adalah mengumpulkan 15 juta USDT dan melibatkan 15.000 peserta unik atau pengguna,” tegas CEO Kommunitas Robby Jeo, dalam keterangan resminya, Jumat (5/1). (M-3)

Di era digital yang terus berkembang, industri kripto, terutama di Indonesia, tumbuh pesat. Seiring dengan hal itu, token Kommunitas (KOM) pada tahun 2023 lalu telah mencatat kinerja dan prestasi yang mengesankan.

Bersama dengan 500 token kripto lainnya, Kommunitas telah resmi terdaftar dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 4 yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). SK yang diterbitkan tahun 2023 ini menetapkan daftar aset kripto yang diperdagangkan di pasar fisik aset kripto.

Keberadaan SK ini menunjukkan peningkatan pengakuan dan regulasi dalam industri kripto, menciptakan landasan yang lebih jelas bagi pertumbuhan dan keberlanjutan ekosistem mata uang digital di Indonesia.

Kommunitas.net adalah ekosistem urun dana terdesentralisasi untuk proyek web3.0/kripto, menyatukan investor retail dan proyek yang mencari pendanaan. Dengan platform ini, proyek dapat menggalang dana secara terbuka, sementara investor memiliki kesempatan untuk memperoleh aset kripto dengan harga penawaran perdana sebelum terdaftar di bursa, seperti konsep IPO pada saham.

Setelah membangun dasar yang kuat pada tahun 2021, Kommunitas  mengalami lonjakan dalam key metrics, kemitraan, dan pengaruh di dunia kripto keseluruhan.  Pada 2023 atau dalam waktu setahun, jumlah pemegang token $KOM Kommunitas telah melonjak menjadi 37.614 wallet, naik dari 29.857 pada tahun sebelumnya.

Kommunitas juga berhasil mengumpulkan total 12.198.924 USDT pada tahun 2023, mengalami kenaikan dari 6.970.000 USDT pada tahun 2022. Jumlah peserta unik juga meningkat, mencapai 8.351 wallet pengguna pada tahun 2023 dibandingkan dengan 6.840 pada tahun sebelumnya.

“Sembari melangkah menuju 2024, Kommunitas siap untuk mencapai berbagai kesuksesan lain di waktu mendatang. Tujuan Kommunitas untuk tahun 2024 adalah mengumpulkan 15 juta USDT dan melibatkan 15.000 peserta unik atau pengguna,” tegas CEO Kommunitas Robby Jeo, dalam keterangan resminya, Jumat (5/1). (M-3)

Sumber: mediaindonesia.com