MICE  

Kepastian Angka Biaya Haji Ditunggu

FINALISASI biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) Tahun 2023 diharapkan bisa dilakukan segera untuk memberi kepastian kepada masyarakat. Sebab, ibadah haji bukan hanya soal dana, tapi juga kemampuan fisik dan pemahaman bekal manasik.

“Kita berharap agar Bipih ini bisa segera difinalisasi agar bisa langsung disosialisasikan ke masyarakat. Agar masyarakat bisa mempersiapkan,” kata Ketua Komisi Nasional Haji dan Umrah (Komnas Haji) Mustolih Siradj, Minggu (5/2).

Seperti diketahui, Kementerian Agama mengusulkan rerata Bipih Tahun 1444 H/2023 M sebesar Rp69.193.733,60. Jumlah ini adalah 70% dari usulan rata-rata bipih yang mencapai Rp98.893.909,11. Dibanding dengan tahun sebelumnya, usulan BPIH 2023 naik Rp514.888,02.

Menurut Komnas, apabila biaya seperti yang diajukan Kemenag, maka masyarakat perlu alokasi yang lebih longgar. Sebaliknya apabila DPR tidak segera menyepakati Bipih, maka waktu pelunasan jamaah akan semakin sempit.

Sebelumnya, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief mengatakan pihaknya masih mencari solusi kenaikan besaran Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH) 1444 H/2023 M.

Terkait dengan pelayanan penyelenggaraan haji, lanjutnya, Kemenag sudah bertemu berbagai pihak termasuk syarikah yang akan melayani seluruh jemaah haji dunia.

“Kita akan berdiskusi bagaimana rasionalisasi haji bisa dilakukan agar kenaikan biaya haji seperti yang terjadi pada tahun 2022 bisa diantisipasi lebih awal. Poinnya adalah dalam satu bulan ke depan kita berharap situasi semakin. Konsep berhaji itu adalah istitha’ah atau seseorang yang memiliki bekal secara finansial,” tandas Hilman. (H-2)

 

Sumber: mediaindonesia.com