MICE  

Imunisasi Polio di Daerah Harus Dikebut

Imunisasi Polio di Daerah Harus Dikebut

KETUA Pengurus Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Pimprim Basarah Yaniarso menilai pemberian imunisasi terutama imunisasi polio di beberapa daerah di Indonesia harus segera ditingkatkan. Peningkatan imunisasi tersebut juga berkaitan dengan kasus polio yang ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) yang terjadi di Klaten beberapa waktu lalu.

“IDAI amat prihatin dengan timbulnya KLB polio di Klaten. Hal ini akibat cakupan imunisasi yang rendah. Selain dampak pandemi, di beberapa daerah masih terjadi keraguan bahkan penolakan terhadap imunisasi termasuk imunisasi polio,” kata Piprim saat dihubungi, Jumat (5/1).

Kementerian Kesehatan menetapkan KLB di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah setelah ditemukannya satu kasus polio di Kecamatan Manisrenggo, Klaten. Menyikapi hal itu pemerintah daerah akan segera melakukan Pekan Imunisasi nasional (PIN) polio.

“Semoga dengan kasus polio yang muncul lagi bisa dijadikan pelajaran berharga bagi masyarakat untuk bisa melengkapi imunisasi agar anak-anak terlindungi dari penyakit berbahaya yang bisa bikin cacat dan kematian. Ayo kita sukseskan Sub PIN polio,” ungkapnya.

Sebelumnya dilaporkan anak berusia 6 tahun di Kecamatan Manisrenggo positif mengidap polio ang sebelumnya mengalami demam selama berhari-hari hingga kaki tidak kuat berjalan dan langsung dibawa ke RSUP dr Sardjito Yogyakarta.

Setelah dilakukan pengecekan lab hasilnya anak tersebut positif polio.

(Z-9)

KETUA Pengurus Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Pimprim Basarah Yaniarso menilai pemberian imunisasi terutama imunisasi polio di beberapa daerah di Indonesia harus segera ditingkatkan. Peningkatan imunisasi tersebut juga berkaitan dengan kasus polio yang ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) yang terjadi di Klaten beberapa waktu lalu.

“IDAI amat prihatin dengan timbulnya KLB polio di Klaten. Hal ini akibat cakupan imunisasi yang rendah. Selain dampak pandemi, di beberapa daerah masih terjadi keraguan bahkan penolakan terhadap imunisasi termasuk imunisasi polio,” kata Piprim saat dihubungi, Jumat (5/1).

Kementerian Kesehatan menetapkan KLB di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah setelah ditemukannya satu kasus polio di Kecamatan Manisrenggo, Klaten. Menyikapi hal itu pemerintah daerah akan segera melakukan Pekan Imunisasi nasional (PIN) polio.

“Semoga dengan kasus polio yang muncul lagi bisa dijadikan pelajaran berharga bagi masyarakat untuk bisa melengkapi imunisasi agar anak-anak terlindungi dari penyakit berbahaya yang bisa bikin cacat dan kematian. Ayo kita sukseskan Sub PIN polio,” ungkapnya.

Sebelumnya dilaporkan anak berusia 6 tahun di Kecamatan Manisrenggo positif mengidap polio ang sebelumnya mengalami demam selama berhari-hari hingga kaki tidak kuat berjalan dan langsung dibawa ke RSUP dr Sardjito Yogyakarta.

Setelah dilakukan pengecekan lab hasilnya anak tersebut positif polio.

(Z-9)

Sumber: mediaindonesia.com