MICE  

Google Akhirnya Bersedia Memberi Kompensasi kepada Media Cetak di Kanada

Google Akhirnya Bersedia Memberi Kompensasi kepada Media Cetak di Kanada

Media cetak di Kanada akan menerima hampir dua pertiga dari pembayaran tahunan sebesar Can$100 juta (US$75 juta) dari Google. Dana tersebut sebagai imbalan atas distribusi konten mereka. Demikian diungkapkan pemerintah federal Kanada pada Jumat (15/12)

Keputusan yang akan mulai berlaku pada Selasa (19/12) ini merupakan kabar baik bagi pengelola situs maupun penerbit media di Kanada. Pada akhir November, setelah negosiasi berbulan-bulan, pemerintah Kanada dan Google akhirnya mengumumkan perjanjian “bersejarah”, di mana raksasa teknologi itu akan membayar kompensasi kepada perusahaan media Kanada atas hilangnya pendapatan iklan.

“Bagian yang diterima pengelola televisi dan radio dibatasi sebesar 30%, sedangkan CBC/Radio-Kanada (lembaga penyiaran publik Kanada) dibatasi sebesar 77%, sehingga menyisakan 63% sisanya untuk media cetak,” kata seorang pejabat federal kepada wartawan.

“Sebagian besar pembayaran akan disalurkan ke media cetak karena media tersebut sangat bergantung pada platform online untuk mendistribusikan kontennya, “ tambah pejabat tersebut.

Menurut Menteri Warisan Budaya Kanada Pascale St-Onge keputusan ini sangat bersejarah “Ruang redaksi sedang mengalami krisis yang mempengaruhi jurnalisme, fondasi demokrasi kita,” ujarnya.

Perjanjian antara Kanada dan Google merupakan bagian dari Undang-Undang Berita Online (di beberapa negara, termasuk Indonesia disebut Publisher Right), yang bertujuan untuk mendukung industri media di negara itu yang mengalami kesulitan karena banyaknya dana periklanan dan ratusan media cetak yang ditutup dalam satu dekade terakhir.

Meta, perusahaan induk Facebook yang juga terkena dampak undang-undang baru tersebut, masih menentang teks yang disebutnya dan menilainya “cacat secara fundamental”. Sejak 1 Agustus, Facebook dan Instagram telah memblokir konten berita di Kanada untuk menghindari keharusan memberikan kompensasi kepada perusahaan media.

Banyak media Kanada sedang mengalami kesulitan keuangan, dan beberapa media mengumumkan rencana PHK dalam beberapa minggu terakhir. (AFP/M-3)

Media cetak di Kanada akan menerima hampir dua pertiga dari pembayaran tahunan sebesar Can$100 juta (US$75 juta) dari Google. Dana tersebut sebagai imbalan atas distribusi konten mereka. Demikian diungkapkan pemerintah federal Kanada pada Jumat (15/12)

Keputusan yang akan mulai berlaku pada Selasa (19/12) ini merupakan kabar baik bagi pengelola situs maupun penerbit media di Kanada. Pada akhir November, setelah negosiasi berbulan-bulan, pemerintah Kanada dan Google akhirnya mengumumkan perjanjian “bersejarah”, di mana raksasa teknologi itu akan membayar kompensasi kepada perusahaan media Kanada atas hilangnya pendapatan iklan.

“Bagian yang diterima pengelola  televisi dan radio dibatasi sebesar 30%, sedangkan CBC/Radio-Kanada (lembaga penyiaran publik Kanada) dibatasi sebesar 77%, sehingga menyisakan 63% sisanya untuk media cetak,” kata seorang pejabat federal kepada wartawan.

“Sebagian besar pembayaran akan disalurkan ke media cetak karena media tersebut sangat bergantung pada platform online untuk mendistribusikan kontennya, “ tambah pejabat tersebut.

Menurut Menteri Warisan Budaya Kanada  Pascale St-Onge keputusan ini sangat bersejarah “Ruang redaksi sedang mengalami krisis yang mempengaruhi jurnalisme, fondasi demokrasi kita,” ujarnya.

Perjanjian antara Kanada dan Google merupakan bagian dari Undang-Undang Berita Online (di beberapa negara, termasuk Indonesia disebut Publisher Right), yang bertujuan untuk mendukung industri media di negara itu yang mengalami kesulitan karena banyaknya dana periklanan dan ratusan media cetak yang ditutup dalam satu dekade terakhir.

Meta, perusahaan induk Facebook yang juga terkena dampak undang-undang baru tersebut, masih menentang teks yang disebutnya  dan menilainya “cacat secara fundamental”. Sejak 1 Agustus, Facebook dan Instagram telah memblokir konten berita di Kanada untuk menghindari keharusan memberikan kompensasi kepada perusahaan media.

Banyak media Kanada sedang mengalami kesulitan keuangan, dan beberapa media mengumumkan rencana PHK dalam beberapa minggu terakhir. (AFP/M-3)

Sumber: mediaindonesia.com