MICE  

Dua Penerima Beasiswa PT PHR Lanjutkan Studi di Amerika Serikat

Dua Penerima Beasiswa PT PHR Lanjutkan Studi di Amerika Serikat

PENERIMA beasiswa prestasi PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Tasya Ulfa Yusianda dan Bunga Fitri Sartika, awal pekan ini berangkat ke Amerika Serikat untuk menempuh pendidikan magister (S2). Dua mahasiswa asal Riau itu akan melanjutkan pendidikan di Texas A&M University.

Corporate Secretary PHR Rudi Ariffianto berharap, keduanya mampu memanfaatkan beasiswa yang diberikan dengan membawa hasil yang maksimal, mulai dari prestasi dan relasi untuk menunjang pembangunan negeri ini.

“Mereka adalah kebanggaan bahkan representasi PHR dan Riau. Jadi, jangan menyia-nyiakan beasiswa yang diraih ini. Bawa prestasi dan bangun relasi dengan banyak orang hebat di sana untuk pengembangan diri kalian. Dengan begitu, kalian dapat kembali ke Riau dan siap untuk menjadi agen pembangunan negeri ini,” kata Rudi dalam keterangan yang diterima, Sabtu (13/1).

Tasya dan Bunga mengambil jurusan petrotech. Tasya menempuh jurusan Master in Science Chemical Engineering dan Bunga jurusan Master in Science Geology.

Keduanya terpilih dari 185 putra-putri terbaik Riau yang mendaftar dan telah melalui berbagai tahapan seleksi mulai dari seleksi administrasi, tes potensi akademik (TPA), wawancara latar belakang peserta, dilanjut dengan mentoring dan coaching (pelatihan) dari pekerja PHR dan membuat proposal terkait gagasan soal minyak dan gas (migas), hingga tahap akhir yakni presentasi konsep pemikirannya soal migas di depan para ahli.

Sebelum menuju Amerika Serikat, Tasya dan Bunga mendapat pendampingan dari Pertamina Foundation sebagai mitra pelaksana program Beasiswa Prestasi PHR. Mulai dari pendaftaran universitas dan pengenalan budaya, pendampingan IELTS, tes GRE, hingga memperoleh Letter of Acceptance (LOA) dan form i-20 untuk memperoleh visa pelajar (visa F-1). Selain itu, mereka juga dibantu untuk berkoordinasi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Amerika Serikat terkait akomodasi dan transportasi selama berkuliah di Amerika Serikat.

Mendapatkan kesempatan melanjutkan studi di Amerika Serikat, menurut Tasya, merupakan impian yang terwujud. “Saya harap dengan menuntut ilmu ke negeri Paman Sam, banyak hal yang bisa saya pelajari dan bisa kembali ke Indonesia, mengimplementasikan berbagai ilmu serta pengalaman yang saya peroleh untuk berkontribusi bagi Riau dan PHR,” ungkap Tasya.

Sama halnya dengan Tasya, Bunga mengungkapkan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas yang diberikan oleh PHR. “Ketika saya punya kesempatan melanjutkan pendidikan melalui beasiswa PHR, itu menjadi sebuah tanggung jawab untuk harus kembali dan memberikan manfaat untuk sekitarnya, khususnya Provinsi Riau,” kata Bunga. (RO/R-2)

PENERIMA beasiswa prestasi PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Tasya Ulfa Yusianda dan Bunga Fitri Sartika, awal pekan ini berangkat ke Amerika Serikat untuk menempuh pendidikan magister (S2). Dua mahasiswa asal Riau itu akan melanjutkan pendidikan di Texas A&M University.

Corporate Secretary PHR Rudi Ariffianto berharap, keduanya mampu memanfaatkan beasiswa yang diberikan dengan membawa hasil yang maksimal, mulai dari prestasi dan relasi untuk menunjang pembangunan negeri ini.

“Mereka adalah kebanggaan bahkan representasi PHR dan Riau. Jadi, jangan menyia-nyiakan beasiswa yang diraih ini. Bawa prestasi dan bangun relasi dengan banyak orang hebat di sana untuk pengembangan diri kalian. Dengan begitu, kalian dapat kembali ke Riau dan siap untuk menjadi agen pembangunan negeri ini,” kata Rudi dalam keterangan yang diterima, Sabtu (13/1).

Tasya dan Bunga mengambil jurusan petrotech. Tasya menempuh jurusan Master in Science Chemical Engineering dan Bunga jurusan Master in Science Geology.

Keduanya terpilih dari 185 putra-putri terbaik Riau yang mendaftar dan telah melalui berbagai tahapan seleksi mulai dari seleksi administrasi, tes potensi akademik (TPA), wawancara latar belakang peserta, dilanjut dengan mentoring dan coaching (pelatihan) dari pekerja PHR dan membuat proposal terkait gagasan soal minyak dan gas (migas), hingga tahap akhir yakni presentasi konsep pemikirannya soal migas di depan para ahli.

Sebelum menuju Amerika Serikat, Tasya dan Bunga mendapat pendampingan dari Pertamina Foundation sebagai mitra pelaksana program Beasiswa Prestasi PHR. Mulai dari pendaftaran universitas dan pengenalan budaya, pendampingan IELTS, tes GRE, hingga memperoleh Letter of Acceptance (LOA) dan form i-20 untuk memperoleh visa pelajar (visa F-1). Selain itu, mereka juga dibantu untuk berkoordinasi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Amerika Serikat terkait akomodasi dan transportasi selama berkuliah di Amerika Serikat.

Mendapatkan kesempatan melanjutkan studi di Amerika Serikat, menurut Tasya, merupakan impian yang terwujud. “Saya harap dengan menuntut ilmu ke negeri Paman Sam, banyak hal yang bisa saya pelajari dan bisa kembali ke Indonesia, mengimplementasikan berbagai ilmu serta pengalaman yang saya peroleh untuk berkontribusi bagi Riau dan PHR,” ungkap Tasya.

Sama halnya dengan Tasya, Bunga mengungkapkan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas yang diberikan oleh PHR. “Ketika saya punya kesempatan melanjutkan pendidikan melalui beasiswa PHR, itu menjadi sebuah tanggung jawab untuk harus kembali dan memberikan manfaat untuk sekitarnya, khususnya Provinsi Riau,” kata Bunga. (RO/R-2)

 

Sumber: mediaindonesia.com