MICE  

De Braga by Artotel Gelar Pameran Jajar Wanci Bersama 6 Seniman

De Braga by Artotel Gelar Pameran Jajar Wanci Bersama 6 Seniman

DI tengah geliat perkembangan karya seni di kota Bandung, de Braga by ARTOTEL Bandung mempersembahkan pameran bersama dengan judul Jajar Wanci. Acara ini bisa dinikmati para tamu di area lobi dan meetspace foyer, mulai 10 Januari hingga 29 Februari 2024

Dalam pameran bersama Jajar Wanci kali ini, memperkenalkan enam seniman berbakat yang berasal dari Bandung yaitu Rangga Maulana Koto, Edwina Rismayanti, Widi Wardani, M. Nashrullah, Galih Hermawan dan Richard Williem. Anton Susanto ditunjuk untuk mengkuratori pameran grup ini.

Keenam seniman merespon gagasan mengenai masa dengan cara dan pendekatan yang beragam baik dari sudut pandang, medium, teknik, material maupun modus dalam kekaryaannya.

Pameran seni terbaru, “Jajar Wanci: Realitas Pararel Dalam Masa,” menghadirkan gagasan unik seputar retro-futuristik. Retro-futuristik mencakup konsep visual khas dari era 70-an hingga 90-an. Sementara futuristik berkaitan dengan visi masa depan.

Para seniman dalam pameran ini mengeksplorasi perpaduan kedua konsep ini, merespons pertanyaan-pertanyaan tentang waktu, dan menampilkan karya-karya visual yang menghadirkan realitas pararel di masa sekarang.

Jajar Wanci mengundang penonton untuk menikmati pengalaman visual yang unik, menciptakan jembatan antara masa lampau dan masa depan.

Juwita Agatari, Marketing Communication Manager de Braga by ARTOTEL mengungkapkan Jajar Wanci adalah kolaborasi unik yang merangkul bakat-bakat hebat dari para seniman Bandung. “Kami sangat antusias untuk berbagi pengalaman visual yang menginspirasi dengan semua orang,” tandasnya. (SG)

DI tengah geliat perkembangan karya seni di kota Bandung, de Braga by ARTOTEL Bandung mempersembahkan pameran bersama dengan judul Jajar Wanci. Acara ini bisa dinikmati para tamu di area lobi dan meetspace foyer, mulai 10 Januari hingga 29 Februari 2024

Dalam pameran bersama Jajar Wanci kali ini, memperkenalkan enam seniman berbakat yang berasal dari Bandung yaitu Rangga Maulana Koto, Edwina Rismayanti, Widi Wardani, M. Nashrullah, Galih Hermawan dan Richard Williem. Anton Susanto ditunjuk untuk mengkuratori pameran grup ini.

Keenam seniman merespon gagasan mengenai masa dengan cara dan pendekatan yang beragam baik dari sudut pandang, medium, teknik, material maupun modus dalam kekaryaannya.

Pameran seni terbaru, “Jajar Wanci: Realitas Pararel Dalam Masa,” menghadirkan gagasan unik seputar retro-futuristik. Retro-futuristik mencakup konsep visual khas dari era 70-an hingga 90-an. Sementara futuristik berkaitan dengan visi masa depan.

Para seniman dalam pameran ini mengeksplorasi perpaduan kedua konsep ini, merespons pertanyaan-pertanyaan tentang waktu, dan menampilkan karya-karya visual yang menghadirkan realitas pararel di masa sekarang.

Jajar Wanci mengundang penonton untuk menikmati pengalaman visual yang unik, menciptakan jembatan antara masa lampau dan masa depan.

Juwita Agatari, Marketing Communication Manager de Braga by ARTOTEL mengungkapkan Jajar Wanci adalah kolaborasi unik yang merangkul bakat-bakat hebat dari para seniman Bandung. “Kami sangat antusias untuk berbagi pengalaman visual yang menginspirasi dengan semua orang,” tandasnya. (SG)

Sumber: mediaindonesia.com