MICE  

Covid-19 Meningkat, Menteri Sandiaga Minta Warga tidak Khawatir

Covid-19 Meningkat, Menteri Sandiaga Minta Warga tidak Khawatir

MENJELANG libur Natal dan Tahun Baru, kasus covid-19 meningkat. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meminta masyarakat tidak perlu khawatir.

Rapat menteri terkait memastikan kasus covid-19 yang kembali meningkat akan terus dipantau secara seksama. “Kami memantau secara seksama peningkatan kasus. Tadi pada rapat tingkat menteri untuk pembahasan persiapan Nataru, memang dikonfirmasi kasus covid-19 naik,” katanya pada acara Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Bandung, Selasa (12/12).

Dia meminta kepada wisatawan untuk selalu berhati-hati dan sebisa mungkin menggunakan masker dalam ruangan tertutup. Begitu juga
masyarakat berhati-hati dengan tetap menggunakan masker, jika ada di sekitarnya terlihat ada warga yang batuk-batuk. Selalu siapkan masker, jika merasa tidak sehat.

Sementara itu Dinas Kesehatan Jabar, meminta semua fasilitas layanan kesehatan untuk siaga, mulai dari klinik, puskesmas hingga rumah sakit daerah. Tercatat saat ini, 87 kasus tersebar di 27
kabupaten dan kota.

“Kami telah menyebarkan surat edaran (SE) kepada dinas kesehatan
kabupaten dan kota, rumah sakit, puskesmas, klinik maupun laboratorium
kesehatan yang ada di daerah. Kami minta mereka menyiapkan tenaga kesehatan maupun peralatan medisnya,” kata Kepala Dinkes Jabar
Vini Adiani Dewi. (SG)



MENJELANG libur Natal dan Tahun Baru, kasus covid-19 meningkat. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meminta masyarakat tidak perlu khawatir.

Rapat menteri terkait memastikan kasus covid-19 yang kembali meningkat akan terus dipantau secara seksama. “Kami memantau secara seksama peningkatan kasus. Tadi pada rapat tingkat menteri untuk pembahasan persiapan Nataru, memang dikonfirmasi kasus covid-19 naik,” katanya pada acara Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Bandung, Selasa (12/12).

Dia meminta kepada wisatawan untuk selalu berhati-hati dan sebisa mungkin menggunakan masker dalam ruangan tertutup. Begitu juga

masyarakat berhati-hati dengan tetap menggunakan masker, jika ada di sekitarnya terlihat ada warga yang batuk-batuk. Selalu siapkan masker, jika merasa tidak sehat.

Sementara itu Dinas Kesehatan Jabar, meminta semua fasilitas layanan kesehatan  untuk siaga, mulai dari klinik, puskesmas hingga rumah sakit daerah. Tercatat saat ini, 87 kasus tersebar di 27

kabupaten dan kota.

“Kami telah menyebarkan surat edaran (SE) kepada dinas kesehatan

kabupaten dan kota, rumah sakit, puskesmas, klinik maupun laboratorium

kesehatan yang ada di daerah. Kami minta mereka menyiapkan tenaga kesehatan maupun peralatan medisnya,” kata Kepala Dinkes Jabar

Vini Adiani Dewi. (SG)

 

 

Sumber: mediaindonesia.com