MICE  

Bupati Garut Minta Maaf Atas Aksi Anggota Satpol PP Dukung Cawapres

Bupati Garut Minta Maaf Atas Aksi Anggota Satpol PP Dukung Cawapres

BUPATI Garut Rudy Gunawan, menyampaikan permohonan maaf sekaligus klarifikasi terkait dukungan sejumlah anggota satuan polisi pamong praja terhadap Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Kami menegaskan bahwa individu dalam video bukan merupakan aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai permerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang ada di lingkungan pemerintah Kabupaten Garut. Namun, mereka telah mendapatkan sanksi tegas,” ujarnya, Kamis (4/1).

Rudy menekankan pentingnya pembinaan kepada semua pihak yang terlibat agar tidak terjadi hal serupa di kemudian hari. Dia berharap dengan tindakan tegas yang dilakukan dapat meredakan kegaduhan yang timbul di masyarakat, serta memastikan netralitas ASN dalam pemilu.

“Saya mohon maaf atas kejadian itu. Mereka sudah diberikan sanksi skorsing selama 1-3 bulan. Mereka tidak bekerja, tidak mendapatkan gaji dan tunjangan. Kami prihatin dan mudah-mudahan tidak terulang di kemudian hari,” ujarnya.

Dalam sebuah tayangan video yang beredar luas, sebanyak 13 anggota Satpol PP Garut yang tergabung dalam Forum Komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Nusantara menyatakan dukungan terhadap salah satu calon wakil presiden. (SG)

BUPATI Garut Rudy Gunawan, menyampaikan permohonan maaf sekaligus klarifikasi terkait dukungan sejumlah anggota satuan polisi pamong praja terhadap Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Kami menegaskan bahwa individu dalam video bukan merupakan aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai permerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang ada di lingkungan pemerintah Kabupaten Garut. Namun, mereka telah mendapatkan sanksi tegas,” ujarnya, Kamis (4/1).

Rudy menekankan pentingnya pembinaan kepada semua pihak yang terlibat agar tidak terjadi hal serupa di kemudian hari. Dia berharap dengan tindakan tegas yang dilakukan dapat meredakan kegaduhan yang timbul di masyarakat, serta memastikan netralitas ASN dalam pemilu.

“Saya mohon maaf atas kejadian itu. Mereka sudah diberikan sanksi skorsing selama 1-3 bulan. Mereka tidak bekerja, tidak mendapatkan gaji dan tunjangan. Kami prihatin dan mudah-mudahan tidak terulang di kemudian hari,” ujarnya.

Dalam sebuah tayangan video yang beredar luas, sebanyak 13 anggota Satpol PP Garut yang tergabung dalam Forum Komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Nusantara menyatakan dukungan terhadap salah satu calon wakil presiden. (SG)

Sumber: mediaindonesia.com