MICE  

Bandung Barat Bersiap Layani Wisatawan di Libur Natal dan Tahun Baru

Bandung Barat Bersiap Layani Wisatawan di Libur Natal dan Tahun Baru

DINAS Perhubungan Kabupaten Bandung Barat memperkirakan, pergerakan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan naik
dibandingkan tahun sebelumnya, khususnya ke kawasan wisata Lembang.

“Kita lihat kondisi situasi cuaca juga karena berpengaruh. Tetapi secara pergerakan regional, kemungkinan besar akan ada peningkatan. Nilai peningkatannya masih dihitung dan kita bandingkan dengan tahun sebelumnya. Tapi yang jelas pasti kemungkinan besar akan ada peningkatan,” kata Kepala Dishub Bandung Barat, Fauzan Azima, Kamis (14/12).

Ia menjelaskan, alasan adanya peningkatan lalu lintas selama libur Nataru lantaran masyarakat membutuhkan refreshing setelah terbelenggu pandemi covid-19.

“Karena memang sekarang masyarakat sudah membutuhkan lagi ya, periode covid selesai. Sekarang saatnya refresh. Tempat wisata di Lembang pun ada yang baru konsep-konsepnya, itu mungkin jadi daya tarik tersendiri,” terangnya.

Terlepas apakah nanti akan terjadi peningkatan atau tidak, lanjut Fauzan, pihaknya akan tetap memberikan pelayanan maksimal untuk menjaga kestabilan dan kelancaran lalu-lintas baik di Lembang maupun wilayah lainnya.

“Perlu ada antisipasi lebih maksimal, kolaborasi antar stakeholder baik
perhubungan, kepolisian, dan sebagainya termasuk mungkin masyarakat sekitar karena akan terdampak. Semua coba dilibatkan untuk bersama-sama berperan aktif membantu kelancaran lalu-lintas di jalan,” bebernya.

Untuk menunjang pergerakan masyarakat pada musim libur mendatang, Dishub telah memasang 5.893 titik penerangan jalan umum (PJU) yang diprioritaskan di titik-titik rawan kecelakaan, dan akses menuju objek wisata, serta jalan poros desa.

“Sekarang dalam tahap finalisasi. Mudah-mudahan sesuai rencana pada 27
Desember akan selesai semuanya. Diharapkan jelang Nataru semua lampu bisa difungsikan,” jelasnya. (SG)

DINAS Perhubungan Kabupaten Bandung Barat memperkirakan, pergerakan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan naik

dibandingkan tahun sebelumnya, khususnya ke kawasan wisata Lembang.

“Kita lihat kondisi situasi cuaca juga karena berpengaruh. Tetapi secara pergerakan regional, kemungkinan besar akan ada peningkatan. Nilai peningkatannya masih dihitung dan kita bandingkan dengan tahun sebelumnya. Tapi yang jelas pasti kemungkinan besar akan ada peningkatan,” kata Kepala Dishub Bandung Barat, Fauzan Azima, Kamis (14/12).

Ia menjelaskan, alasan adanya peningkatan lalu lintas selama libur Nataru lantaran masyarakat membutuhkan refreshing setelah terbelenggu pandemi covid-19.

“Karena memang sekarang masyarakat sudah membutuhkan lagi ya, periode covid selesai. Sekarang saatnya refresh. Tempat wisata di Lembang pun ada yang baru konsep-konsepnya, itu mungkin jadi daya tarik tersendiri,” terangnya.

Terlepas apakah nanti akan terjadi peningkatan atau tidak, lanjut Fauzan, pihaknya akan tetap memberikan pelayanan maksimal untuk menjaga kestabilan dan kelancaran lalu-lintas baik di Lembang maupun wilayah lainnya.

“Perlu ada antisipasi lebih maksimal, kolaborasi antar stakeholder baik

perhubungan, kepolisian, dan sebagainya termasuk mungkin masyarakat sekitar karena akan terdampak. Semua coba dilibatkan untuk bersama-sama berperan aktif membantu kelancaran lalu-lintas di jalan,” bebernya.

Untuk menunjang pergerakan masyarakat pada musim libur mendatang, Dishub telah memasang 5.893 titik penerangan jalan umum (PJU) yang diprioritaskan di titik-titik rawan kecelakaan, dan akses menuju objek wisata, serta jalan poros desa.

“Sekarang dalam tahap finalisasi. Mudah-mudahan sesuai rencana pada 27

Desember akan selesai semuanya. Diharapkan jelang Nataru semua lampu bisa difungsikan,” jelasnya. (SG)

Sumber: mediaindonesia.com