MICE  

7 Manfaat Jahe untuk Kesehatan, Bukan Sekadar Bumbu Makanan Biasa!

7 Manfaat Jahe untuk Kesehatan, Bukan Sekadar Bumbu Makanan Biasa!

Ada banyak manfaat jahe yang perlu kamu ketahui.

Selama ini, mungkin kamu mengenal jahe sebagai salah satu bumbu masakan atau bahan minuman hangat, seperti wedang jahe.

Padahal lebih dari itu, jahe dapat sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Penasaran apa saja manfaat jahe untuk kesehatan?

Dilansir dari Healthline, yuk simak berikut manfaat jahe untuk kesehatan tubuh yang perlu kamu ketahui.

Manfaat Jahe untuk Kesehatan Tubuh

1. Mengurangi Rasa Mual

Mual bisa terjadi karena berbagai macam faktor, seperti daya tahan tubuh sedang menurun, gangguan pencernaan seperti maag, dampak menjalani operasi, hingga mual karena kehamilan.

Rasa mual yang tak kunjung hilang bisa mengganggu aktivitas.

Kondisi itu pun akan membuat kamu kehilangan konsentrasi atau merasa tidak nyaman.

Sebab, kamu akan merasa seperti ingin memuntahkan isi perut.

Kamu bisa mengatasi masalah ini dengan mengonsumsi jahe.

Ya, salah satu manfaat jahe yaitu dapat meredakan mual yang kamu rasakan.

Meskipun umumnya aman untuk kamu yang sedang hamil, kamu tetap harus konsultasi dengan dokter.

Jika kamu sudah hamil besar atau punya riwayat keguguran, konsumsi jahe dikhawatirkan bisa membahayakan tubuh.

2. Membantu Menurunkan Berat Badan

Kalau kamu pejuang diet, tidak ada salahnya rutin mengonsumsi olahan jahe.

Selain rajin olahraga dan tidur yang cukup, kamu perlu menjaga pola makan.

Mulai dari mengurangi makan makanan berminyak dan banyak mengonsumsi serat.

Kamu juga bisa rutin mengonsumsi makanan yang sehat, seperti olahan jahe.

Menurut PubMed Central, jahe dapat menurunkan berat badan secara signifikan.

Manfaat jahe yang satu ini dapat membantu kamu yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.

Dengan bantuan jahe, kamu dapat memiliki bentuk pinggul dan pinggang yang ideal.

Jahe mengandung gingerol yang bersifat antiinflamasi atau meredakan peradangan.

Kandungan inilah yang berperan penting dalam penurunan berat tubuh.

Kamu dapat mengolah jahe menjadi minuman sehat dengan campuran lemon.

Atau gunakan bubuk jahe sebagai bumbu masakan.

Contoh masakannya seperti ayam bumbu jahe dan sup ayam jahe.

3. Mengontrol Gula Darah

Makanan tinggi gula memang menggoda lidah, apalagi rasanya yang manis dapat membuat ketagihan.

Donat, kue, es krim, dan yang lainnya mungkin nikmat bagi kebanyakan orang, termasuk kamu.

Sebenarnya, konsumsi makanan dan minuman manis boleh-boleh saja.

Tetapi yang menjadi masalah yaitu jika kamu hobi menyantap makanan atau minuman tinggi gula dan malas bergerak.

Gula yang menumpuk di dalam tubuh dapat meningkatkan risiko terkena diabetes.

Nah, salah satu cara untuk mencegahnya yaitu dengan menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Kamu dapat rutin mengonsumsi jahe yang memiliki sifat anti-diabetes.

Menurut suatu penelitian, pengidap diabetes tipe 2 mengalami penurunan gula darah usai rajin minum suplemen jahe.

Hal yang sama juga terjadi pada mereka yang mengonsumsi 2 gram bubuk jahe setiap hari.

Maka dari itu, kamu bisa mencoba rutin mengonsumsi jahe untuk mengontrol gula darah.

Pada akhirnya, kadar gula darah yang stabil dapat menurunkan risiko terkena sejumlah penyakit kronis, salah satunya penyakit jantung.

Sebaliknya, kadar gula darah tinggi yang tidak ditangani dapat menyebabkan penyakit stroke.

4. Melancarkan Pencernaan

Apa yang terjadi kalau kamu sulit buang air besar?

Kamu akan merasakan nyeri di perut, merasa ‘kenyang’ padahal hanya makan sedikit, hingga mual.

Tentu saja hal tersebut dapat mengganggu rutinitas sehari-hari.

Nah, untuk mengatasi sulit buang air besar, kamu bisa mencoba untuk mengonsumsi jahe.

Pasalnya, jahe bisa membantu mempercepat penyerapan makanan di dalam tubuh sehingga dapat melancarkan pencernaan.

Kamu bisa mengolah jahe dalam bentuk minuman, seperti teh. Kamu dapat menambahkan madu agar rasanya lebih manis.

Meski begitu, sebaiknya kamu minum teh jahe tanpa gula.

5. Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol

Kolesterol kerap menjadi penyebab penyakit-penyakit serius.

Penyakit jantung, batu empedu, tekanan darah tinggi, sampai diabetes hanyalah segelintir dampak negatif kolesterol yang tinggi.

Sering konsumsi makanan berlemak, junk food, malas berolahraga, kebiasaan merokok, dan minum minuman beralkohol dapat meningkatkan kolesterol.

Risiko terkena penyakit serius tersebut bisa diturunkan jika kamu rutin mengonsumsi jahe.

Berdasarkan penelitian dari PubMed Central, jahe dapar menurunkan trigliserida dan kolesterol LDL (low-density lipoprotein).

Tidak hanya itu, jahe juga diklaim dapat meningkatkan kolesterol HDL (high-density lipoprotein).

Mengonsumsi jahe kurang dari 1500 mg sudah efektif menurunkan kadar kolestrol jahat.

6. Menurunkan Risiko Terkena Kanker

Salah satu penyakit kronis yang paling ditakuti yakni kanker.

Meski seseorang terkena kanker paru-paru, otaknya juga dapat mengalami gangguan.

Pasalnya, sel kanker bisa menyelusuri tubuh hingga ke otak.

Bahkan, sel-sel jahat tersebut dapat menyerang kelenjar getah bening.

Penyakit kanker juga tidak bisa disembuhkan. Penderita kanker hanya bisa menjaga kesehatan agar sel kanker terkontrol dan tidak kambuh.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Kamu bisa mengonsumsi jahe untuk mencegah penyakit kronis ini menyerang tubuh.

Manfaat jahe untuk tubuh ini berasal dari kandungan gingerolnya.

Kandungan tersebut bersifat anti-kanker, anti-oksidan, serta anti-peradangan.

Bukti dari PubMed Central menunjukkan, zat-zat dalam jahe mampu menurunkan risiko kanker liver serta kanker gastrointestinal.

Meskipun membantu melindungi tubuh dari sel kanker, butuh penelitian lebih lanjut mengenai manfaat jahe yang satu ini.

7. Meningkatkan Daya Ingat

Seiring bertambahnya usia, maka daya ingat kita akan semakin menurun.

Kamu yang dulu mudah ingat akan segala hal, ketika sudah tua, kamu jadi mudah lupa.

Untuk mencegah kepikunan, banyak orang yang mengasah kemampuan otak dengan melakukan berbagai macam hal, seperti tidur yang cukup, aktif berolahraga, menulis jurnal, main game yang mempertajam daya ingat, dan membiasakan diri menaruh barang pada tempatnya.

Kamu juga dapat mencegah daya ingat menurun dengan mengonsumsi olahan makanan atau minuman dari jahe.

Kandungan gingerol dan shogaol di dalam jahe disebut dapat membantu mencegah penyakit alzheimer.

Stres oksidatif dan peradangan parah diklaim menjadi faktor utama timbulnya alzheimer dan penyakit lain yang berkaitan dengan memori otak.

Peneliti menemukan bahwa kandungan antioksidan di dalam jahe efektif meredakan peradangan di otak.

Akibatnya, penurunan daya ingat bisa dicegah. Tidak sekadar menjadi bumbu untuk masakan, jahe juga bisa menjadi bahan makanan yang menyehatkan.

Terdapat banyak manfaat jahe untuk tubuh, mulai dari mengurangi rasa mual, membantu program diet, mengurangi rasa mual, mengendalikan gula darah, melancarkan proses pencernaan, menurunkan kadar kolestrol jahat, menurunkan risiko kanker, hingga mempertajam daya ingat.

Agar kamu dapat merasakan manfaat jahe tersebut, kamu dapat mengolahnya menjadi minuman atau makanan.

Rutin mengonsumsi olahan jahe dapat membantu melindungi tubuhmu dari berbagai macam penyakit.

Oleh karena itu, coba rajin minum atau makan jahe mulai dari sekarang. Semoga informasi ini bermanfaat.

Ada banyak manfaat jahe yang perlu kamu ketahui.

Selama ini, mungkin kamu mengenal jahe sebagai salah satu bumbu masakan atau bahan minuman hangat, seperti wedang jahe. 

Padahal lebih dari itu, jahe dapat sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. 

Penasaran apa saja manfaat jahe untuk kesehatan? 

Dilansir dari Healthline, yuk simak berikut manfaat jahe untuk kesehatan tubuh yang perlu kamu ketahui. 

Manfaat Jahe untuk Kesehatan Tubuh 

1. Mengurangi Rasa Mual 

Mual bisa terjadi karena berbagai macam faktor, seperti daya tahan tubuh sedang menurun, gangguan pencernaan seperti maag, dampak menjalani operasi, hingga mual karena kehamilan. 

Rasa mual yang tak kunjung hilang bisa mengganggu aktivitas. 

Kondisi itu pun akan membuat kamu kehilangan konsentrasi atau merasa tidak nyaman. 

Sebab, kamu akan merasa seperti ingin memuntahkan isi perut. 

Kamu bisa mengatasi masalah ini dengan mengonsumsi jahe. 

Ya, salah satu manfaat jahe yaitu dapat meredakan mual yang kamu rasakan. 

Meskipun umumnya aman untuk kamu yang sedang hamil, kamu tetap harus konsultasi dengan dokter. 

Jika kamu sudah hamil besar atau punya riwayat keguguran, konsumsi jahe dikhawatirkan bisa membahayakan tubuh. 

2. Membantu Menurunkan Berat Badan 

Kalau kamu pejuang diet, tidak ada salahnya rutin mengonsumsi olahan jahe. 

Selain rajin olahraga dan tidur yang cukup, kamu perlu menjaga pola makan. 

Mulai dari mengurangi makan makanan berminyak dan banyak mengonsumsi serat. 

Kamu juga bisa rutin mengonsumsi makanan yang sehat, seperti olahan jahe. 

Menurut PubMed Central, jahe dapat menurunkan berat badan secara signifikan. 

Manfaat jahe yang satu ini dapat membantu kamu yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. 

Dengan bantuan jahe, kamu dapat memiliki bentuk pinggul dan pinggang yang ideal. 

Jahe mengandung gingerol yang bersifat antiinflamasi atau meredakan peradangan. 

Kandungan inilah yang berperan penting dalam penurunan berat tubuh. 

Kamu dapat mengolah jahe menjadi minuman sehat dengan campuran lemon. 

Atau gunakan bubuk jahe sebagai bumbu masakan. 

Contoh masakannya seperti ayam bumbu jahe dan sup ayam jahe. 

3. Mengontrol Gula Darah 

Makanan tinggi gula memang menggoda lidah, apalagi rasanya yang manis dapat membuat ketagihan. 

Donat, kue, es krim, dan yang lainnya mungkin nikmat bagi kebanyakan orang, termasuk kamu.

Sebenarnya, konsumsi makanan dan minuman manis boleh-boleh saja. 

Tetapi yang menjadi masalah yaitu jika kamu hobi menyantap makanan atau minuman tinggi gula dan malas bergerak. 

Gula yang menumpuk di dalam tubuh dapat meningkatkan risiko terkena diabetes. 

Nah, salah satu cara untuk mencegahnya yaitu dengan menjaga kadar gula darah tetap stabil. 

Kamu dapat rutin mengonsumsi jahe yang memiliki sifat anti-diabetes. 

Menurut suatu penelitian, pengidap diabetes tipe 2 mengalami penurunan gula darah usai rajin minum suplemen jahe. 

Hal yang sama juga terjadi pada mereka yang mengonsumsi 2 gram bubuk jahe setiap hari. 

Maka dari itu, kamu bisa mencoba rutin mengonsumsi jahe untuk mengontrol gula darah. 

Pada akhirnya, kadar gula darah yang stabil dapat menurunkan risiko terkena sejumlah penyakit kronis, salah satunya penyakit jantung. 

Sebaliknya, kadar gula darah tinggi yang tidak ditangani dapat menyebabkan penyakit stroke. 

4. Melancarkan Pencernaan 

Apa yang terjadi kalau kamu sulit buang air besar?

Kamu akan merasakan nyeri di perut, merasa ‘kenyang’ padahal hanya makan sedikit, hingga mual. 

Tentu saja hal tersebut dapat mengganggu rutinitas sehari-hari. 

Nah, untuk mengatasi sulit buang air besar, kamu bisa mencoba untuk mengonsumsi jahe. 

Pasalnya, jahe bisa membantu mempercepat penyerapan makanan di dalam tubuh sehingga dapat melancarkan pencernaan. 

Kamu bisa mengolah jahe dalam bentuk minuman, seperti teh. Kamu dapat menambahkan madu agar rasanya lebih manis. 

Meski begitu, sebaiknya kamu minum teh jahe tanpa gula. 

5. Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol 

Kolesterol kerap menjadi penyebab penyakit-penyakit serius. 

Penyakit jantung, batu empedu, tekanan darah tinggi, sampai diabetes hanyalah segelintir dampak negatif kolesterol yang tinggi. 

Sering konsumsi makanan berlemak, junk food, malas berolahraga, kebiasaan merokok, dan minum minuman beralkohol dapat meningkatkan kolesterol. 

Risiko terkena penyakit serius tersebut bisa diturunkan jika kamu rutin mengonsumsi jahe. 

Berdasarkan penelitian dari PubMed Central, jahe dapar menurunkan trigliserida dan kolesterol LDL (low-density lipoprotein). 

Tidak hanya itu, jahe juga diklaim dapat meningkatkan kolesterol HDL (high-density lipoprotein). 

Mengonsumsi jahe kurang dari 1500 mg sudah efektif menurunkan kadar kolestrol jahat. 

6. Menurunkan Risiko Terkena Kanker 

Salah satu penyakit kronis yang paling ditakuti yakni kanker. 

Meski seseorang terkena kanker paru-paru, otaknya juga dapat mengalami gangguan. 

Pasalnya, sel kanker bisa menyelusuri tubuh hingga ke otak. 

Bahkan, sel-sel jahat tersebut dapat menyerang kelenjar getah bening. 

Penyakit kanker juga tidak bisa disembuhkan. Penderita kanker hanya bisa menjaga kesehatan agar sel kanker terkontrol dan tidak kambuh. 

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Kamu bisa mengonsumsi jahe untuk mencegah penyakit kronis ini menyerang tubuh. 

Manfaat jahe untuk tubuh ini berasal dari kandungan gingerolnya. 

Kandungan tersebut bersifat anti-kanker, anti-oksidan, serta anti-peradangan. 

Bukti dari PubMed Central menunjukkan, zat-zat dalam jahe mampu menurunkan risiko kanker liver serta kanker gastrointestinal. 

Meskipun membantu melindungi tubuh dari sel kanker, butuh penelitian lebih lanjut mengenai manfaat jahe yang satu ini. 

7. Meningkatkan Daya Ingat 

Seiring bertambahnya usia, maka daya ingat kita akan semakin menurun. 

Kamu yang dulu mudah ingat akan segala hal, ketika sudah tua, kamu jadi mudah lupa. 

Untuk mencegah kepikunan, banyak orang yang mengasah kemampuan otak dengan melakukan berbagai macam hal, seperti tidur yang cukup, aktif berolahraga, menulis jurnal, main game yang mempertajam daya ingat, dan membiasakan diri menaruh barang pada tempatnya. 

Kamu juga dapat mencegah daya ingat menurun dengan mengonsumsi olahan makanan atau minuman dari jahe. 

Kandungan gingerol dan shogaol di dalam jahe disebut dapat membantu mencegah penyakit alzheimer. 

Stres oksidatif dan peradangan parah diklaim menjadi faktor utama timbulnya alzheimer dan penyakit lain yang berkaitan dengan memori otak.

 Peneliti menemukan bahwa kandungan antioksidan di dalam jahe efektif meredakan peradangan di otak. 

Akibatnya, penurunan daya ingat bisa dicegah. Tidak sekadar menjadi bumbu untuk masakan, jahe juga bisa menjadi bahan makanan yang menyehatkan. 

Terdapat banyak manfaat jahe untuk tubuh, mulai dari mengurangi rasa mual, membantu program diet, mengurangi rasa mual, mengendalikan gula darah, melancarkan proses pencernaan, menurunkan kadar kolestrol jahat, menurunkan risiko kanker, hingga mempertajam daya ingat. 

Agar kamu dapat merasakan manfaat jahe tersebut, kamu dapat mengolahnya menjadi minuman atau makanan. 

Rutin mengonsumsi olahan jahe dapat membantu melindungi tubuhmu dari berbagai macam penyakit. 

Oleh karena itu, coba rajin minum atau makan jahe mulai dari sekarang. Semoga informasi ini bermanfaat.

Sumber: mediaindonesia.com